Rabu, 22 Apr 2020 09:39 WIB

WHO Jawab Tudingan Corona Hasil Rekayasa di Laboratorium

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Positive blood test result for the new rapidly spreading Coronavirus, originating in Wuhan, China WHO bantah tudingan Corona hasil rekayasa di laboratorium. (Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Baru-baru ini beredar ragam teori soal virus Corona yang sebenarnya tak berasal dari kelelawar melainkan rekayasa dari laboratorium. Namun hal ini dibantah tegas oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Pada tahap ini, sangat tidak mungkin untuk menentukan secara tepat asal muasal virus yang menyebabkan pandemi COVID-19. Kendati demikian, semua bukti-bukti menunjukkan virus tersebut berasal dari hewan dan tidak dimanipulasi atau dibuat. Virus itu kemungkinan besar dibawa oleh kelelawar," jelas juru bicara WHO, Fadela Chaib, dalam jumpa pers di Jenewa, Swiss, dikutip dari CNN pada Rabu (22/4/2020).

"Banyak ahli sudah melihat sifat genom virus tersebut, dan mereka menemukan bukti hal itu bertentangan dengan klaim yang menyatakan virus tersebut direkayasa di laboratorium," lanjut Chaib.

Muncul pula anggapan lain terkait WHO yang menyembunyikan informasi pandemi virus Corona ini. Namun Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan tidak ada yang dirahasiakan sejak hari pertama virus Corona mulai merebak.

Sebelumnya, Donald Trump, Presiden Amerika Serikat, pun menilai WHO bias terhadap informasi rekomendasi yang keliru terkait penyebaran virus Corona COVID-19. Menurutnya WHO terkesan membela China dan lambat dalam menangani wabah Corona yang sudah menginfeksi lebih dari 2,4 juta orang di seluruh dunia. Ia pun diketahui menghentikan sementara bantuan dana untuk WHO.



Simak Video "Eropa Diamuk Covid-19, WHO Perkirakan 2,2 Juta Nyawa Melayang"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)