Kamis, 23 Apr 2020 15:33 WIB

Apakah Puasa Bisa Turunkan Sistem Kekebalan Tubuh? Ini Kata Dokter

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
top view muslim family enjoy the iftar meal dinner together in dining room Puasa bila dilakukan dengan benar tidak berdampak negatif untuk kekebalan tubuh. (Foto: iStock)
Jakarta -

Sebentar lagi bulan Ramadhan akan tiba, tetapi pandemi virus Corona tak juga kunjung usai. Ini membuat sebagian orang menjadi khawatir, apakah berpuasa di tengah pandemi tetap aman dan tidak akan menurunkan sistem kekebalan tubuh?

Menanggapi hal ini, dokter spesialis penyakit dalam dari Omni Hospitals Pulomas, dr Dirga Sakti Rambe, MSc, SpPD, mengatakan berpuasa tidak akan menurunkan sistem kekebalan tubuh.

"Puasa Ramadhan itu disebut sebagai diurnal intermittent fasting. Jadi diurnal karena dari pagi sampai siang, lalu intermittent karena tidak 24 jam puasanya," kata dr Dirga kepada detikcom, Kamis (23/4/2020).

"Jadi kalau kita lihat penelitian-penelitian kedokteran itu memang tidak ada hubungan yang signifikan antara puasa dengan sistem imunitas. Artinya tidak benar kalau puasa menurunkan kekebalan kita, itu tidak benar," lanjutnya.

Meski begitu, menurut dr Dirga ini akan menjadi berbeda cerita bila yang hendak berpuasa adalah orang yang sedang sakit. Ia menyarankan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu ke dokter.

"Tentu kalau sakit beda lagi ceritanya, kalau sakit tetap harus ke dokter nanti dokter yang akan menyarankan apakah seseorang dinyatakan layak atau tidak untuk berpuasa," jelasnya.

dr Dirga juga menjelaskan agar nutrisi tetap terjaga selama berpuasa, maka saat sahur ataupun berbuka puasa harus didukung dengan mengonsumsi makanan yang bergizi.

"Harus memperhatikan sahur dan buka puasa. Buka harus disegerakan begitu adzan harus segera minum dan makan, begitu pun saat sahur makan-makanan yang bergizi," pungkasnya.



Simak Video "Ahli Jelaskan Alasan Puasa Bisa Tingkatkan Imunitas Tubuh"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)