Jumat, 24 Apr 2020 15:19 WIB

Saran Trump Suntik Disinfektan untuk Lawan Corona Disebut Metode Bunuh Diri

Firdaus Anwar - detikHealth
Virus corona: Sebut perang dagang dengan China, Trump dorong spekulasi tentang asal-usul Covid-19 Trump sarankan suntik disinfektan untuk 'bersihkan' tubuh dari virus Corona. (Foto: BBC World)
Jakarta -

Presiden Donald Trump menyarankan suntik disinfektan untuk 'membersihkan' tubuh dari virus Corona COVID-19. Hal ini ia ungkapkan saat melakukan temu media rutin proses penanganan wabah corona di Amerika Serikat (AS).

"Saya melihat disinfektan bisa merubuhkan virus Corona dalam hitungan menit. Hanya satu menit. Apakah kita bisa melakukan sesuatu terkait ini, seperti dengan menyuntikkan disinfektan ke dalam tubuh atau seperti membersihkan sesuatu?" kata Trump.

"Menarik untuk dicek," lanjutnya.

Pernyataan Trump mendapat kecaman oleh komunitas tenaga medis di Amerika Serikat (AS). Pulmunolog Dr Vin Gupta menyebut apa yang disarankan Trump sangat berbahaya dan tidak bertanggung jawab.

"Ini adalah metode yang biasanya dilakukan orang-orang untuk bunuh diri," kata Dr Gupta seperti dikutip dari BBC, Jumat (24/4/2020).

Sementara itu pulmunolog John Balmes dari Zuckerberg San Francisco General Hospital mengatakan menghirup disinfektan seperti klorin saja sudah berbahaya karena bisa mengiritasi saluran napas. Dampaknya sangat buruk untuk paru-paru.

"Bahkan pemutih atau isopropil alkohol yang sudah sangat diencerkan saja masih tidak aman. Ini benar-benar ide yang gila," pungkas John.



Simak Video "Obat COVID-19 Donald Trump Dikembangkan dari Sel Janin Aborsi?"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)