Sabtu, 25 Apr 2020 14:08 WIB

Studi Temukan Virus Corona Bisa Menempel di Partikel Polusi Udara

Firdaus Anwar - detikHealth
Polusi udara Studi lihat virus Corona bisa menempel pada partikel polusi udara. (Foto: Shutterstock)
Jakarta -

Studi awal yang dilakukan peneliti Italia melihat virus Corona COVID-19 bisa menempel di partikel polusi udara. Ini disebut-sebut peneliti bisa membuat virus menyebar lebih jauh dan jadi rute penularan baru.

Pemimpin studi Leonardo Setti dari University of Bologna mengatakan penting untuk menginvestigasi apakah virus Corona bisa disebarkan luas oleh polusi udara. Ini karena analisa statistik menunjukkan di Italia tingkat infeksi paling parah terjadi di daerah yang memiliki kualitas udara buruk.

"Saya adalah seorang ilmuwan dan saya mengkhawatirkan apa yang tidak kita ketahui. Bila kita tahu, maka kita bisa mencari solusinya. Tapi bila kita tidak tahu, kita hanya bisa menerima konsekuensinya," kata Leonardo seperti dikutip dari The Guardian, Sabtu (25/4/2020).

Dalam studinya Leonardo mengumpulkan berbagai sampel polusi di daerah Bergamo, lalu dilakukan pengecekan genetik spesifik untuk virus Corona. Hasilnya laboratorium independen mengonfirmasi jejak virus pada partikel polusi.

Dua kelompok lain yang melakukan studi yang sama juga mendapatkan hasil serupa.

Studi Leonardi dipublikasi di medRxiv dan belum mendapat peer-review. Namun demikian beberapa ahli mengemukakan teorinya bisa saja benar dan perlu diinvestigasi lebih jauh.

"Bukan hal mengejutkan bila selama ada di udara, percikan liur yang halus dapat bercampur dengan partikel urban dan terbawa lebih jauh," kata Profesor Jonathan Reid dari Bristol University, Inggris.



Simak Video "Cara Atasi Peningkatan Populasi Virus Corona di Pesantren "
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)