Senin, 27 Apr 2020 10:44 WIB

Sering Batuk Saat Malam Hari? Waspada Gejala Berbahaya Ini

Abu Ubaidillah - detikHealth
Haruskah Saya Khawatir Kalau Tiba-tiba Batuk Atau Sakit Tenggorokan? Foto: ABC Australia
Jakarta -

Kadang ada rasa menjengkelkan ketika mencoba tidur namun tenggorokan terasa gatal dan menyebabkan batuk. Yang lebih membuat khawatir adalah batuk terjadi pada masa pandemi COVID-19 saat ini karena merupakan salah satu gejala terjangkit virus tersebut.

Apakah batuk yang hanya terjadi pada malam hari merupakan indikasi COVID-19? Menurut Medical Manager Divisi Kalbe Consumer Health PT Kalbe Farma TBK, dr Helmin Agustina Silalahi batuk yang merupakan gejala COVID-19 tidak hanya terjadi pada malam hari. Selain itu batuk dari virus ini merupakan jenis batuk kering.

"Gejala batuk pada COVID-19 biasanya batuk kering, dan tidak terjadi hanya di malam hari," ujar dr Helmin kepada detikHealth, Senin (27/4/2020).

Meski demikian, batuk yang hanya terjadi pada malam hari bisa jadi merupakan indikasi adanya penyakit berbahaya lainnya. Oleh karena itu harus tetap diwaspadai.

Dilansir dari Medical News Today, batuk pada malam hari dapat disebabkan oleh karena berbagai macam kondisi. Beberapa di antaranya bersifat jangka pendek dan hilang dalam satu atau dua minggu. Namun ada juga yang bersifat jangka panjang.

Adapun batuk pada malam hari dapat menjadi pertanda indikasi penyebab penyakit berbahaya seperti alergi, asma, emfisema, bronkitis kronis dan sebagainya. dr Helmin menambahkan, batuk yang hanya terjadi pada malam hari saja kemungkinan disebabkan oleh alergi karena pada malam hari udara lebih dingin dibanding pada siang hari.

"Selain itu pada kasus GERD jika makan menjelang tidur juga dapat memicu batuk di malam hari," lanjut dr Helmin.

GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) adalah kondisi jangka panjang di mana asam dari lambung naik ke kerongkongan. Gejala ini dapat menyebabkan kerusakan jaringan pada tubuh, penyempitan kerongkongan, masalah pernapasan, bahkan berkembang menjadi kanker.

dr Helmin mengatakan, batuk yang terjadi kapan saja apabila tidak ditangani dapat menyebabkan penyakit serius sehingga perlu dikenali penyebabnya untuk dapat mengetahui pencegahan dan pengobatannya.

"Batuk yang berlangsung terus menerus dapat membahayakan pasien karena mengganggu napas, aktivitas sosial, dan tidur sehingga menurunkan kualitas hidup," ujar dr Helmin.

Maka dari itu, sangat penting untuk segera menyembuhkan penyakit batuk yang hanya terjadi pada malam hari. Salah satunya dengan cara mengonsumsi Woods yang mengandung peppermint kuat untuk melegakan tenggorokan.

Apabila Anda mengalami gejala batuk yang hanya terjadi pada malam hari, Anda bisa mengonsumsi Woods sehingga tenggorokan terasa lebih lega dan batuk pun berangsur-angsur mereda.

(prf/ega)