Senin, 27 Apr 2020 10:55 WIB

Komisioner KPAI Dicopot, Ini 3 Alasan Tak Mungkin Hamil di Kolam Renang

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Komisioner KPAI, Sitti Hikmawatty Komisioner KPAI resmi dicopot. (Foto: Dok. KPAI)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi memberhentikan Sitti Hikmawatty dari jabatan komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Pemberhentian Sitti tertuang dalam keputusan presiden (Keppres).

"Memberhentikan tidak hormat Dr. Sitti Hikmawaty, S.ST., M.Pd. sebagai anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia periode 2017-2022," tulis Keppres yang diteken Jokowi, seperti dilihat detikcom, Senin (27/4/2020).

Pernyataan kontroversial Sitti soal hamil di kolam renang sempat ramai diperbincangkan. Bahkan media asing ikut menyoroti pernyataannya. Namun para ahli mengatakan hal tersebut mustahil terjadi. Berikut 3 alasan mengapa tak mungkin hamil di kolam renang.

1. Sperma tak bertahan di air

Pengamat kesehatan seksual sekaligus ahli kandungan dr Boyke Dian Nugraha, SpOG, sempat mengomentari pernyataan soal berenang dengan lawan jenis membuat hamil. Menurut dr Boyke kehamilan tidak mungkin terjadi hanya karena berenang bersama dengan lawan jenis.

"Pertama ketika sperma itu keluar dia akan menyentuh air langsung mati dalam beberapa detik. Apalagi air yang mengandung kaporit, pasti masti. Sperma tidak bisa hidup di luar tempatnya kecuali di dalam vagina," kata dr Boyke beberapa waktu lalu.

"Sekuat apapun sperma itu. Mau dari Afrika, dari orang bule, mau orang Arab, enggak ada sperma yang kuat," lanjutnya.

2. Sperma hanya bertahan selama 30 menit

Menurut dr Dinda Dermaisya, SpOG, dari Medistra Hospital sperma tak mungkin bertahan di dalam kolam renang.

"Sperma keluar bersama cairan ejakulat. BIsa bertahan selama masih tercampur dengan cairan ejakulat selama 30 menit di luar tubuh pada suhu ruang.

3. Tak semudah yang diperkirakan

dr Dinda menegaskan bahwa proses menuju kehamilan tidak semudah yang ramai diperbincangkan.

"Untuk hamil itu nggak semudah itu. Jutaan sperma kalah dan hanya satu yang bisa membuahi," ujar dr Dinda.



Simak Video "Ahli Jelaskan Soal Viral 'Wanita Berenang Bersama Pria Bisa Hamil'"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)