Senin, 27 Apr 2020 13:17 WIB

Gumpalan Darah Misterius pada Pasien Corona Membuat Dokter Khawatir

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Jumlah pasien sembuh dari COVID-19 capai angka 598.942 orang di dunia. Angka kesembuhan yang kian bertambah beri semangat bagi para pasien COVID-19 untuk sembuh Pasien virus Corona dilaporkan alami penggumpalan darah. (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Saat tenaga medis mempelajari lebih lanjut tentang apa yang membuat virus Corona begitu parah pada beberapa pasien, mereka menemukan adanya komplikasi misterius dan berpotensi mematikan: pembekuan darah.

Banyak dokter telah melihat dan melaporkan sejumlah pasien COVID-19 yang mengkhawatirkan. Banyak di antara mereka mengalami gumpalan darah yang dapat menyebabkan masalah serius seperti serangan jantung dan stroke.

"Jumlah pasien dengan masalah pembekuan darah yang saya lihat di ICU belum pernah terjadi sebelumnya," kata Dr Jeffrey Laurence, ahli hematologi di Weill Cornell Medicine di New York City, kepada CNN.

Beberapa dokter mulai memperhatikan bahwa pasien COVID-19 mereka mengalami pembekuan di kaki mereka, bahkan ketika diberi pengencer darah. Lainnya melaporkan masalah dengan mesin dialisis untuk pasien COVID-19, karena pembekuan dalam darah pasien menyumbat tabung mesin. Selain itu, beberapa autopsi COVID-19 menemukan adanya gumpalan darah kecil di seluruh paru-paru.

Laporan juga menemukan orang-orang yang relatif muda, di usia 30-an dan 40-an, mengalami stroke setelah terinfeksi dengan coronavirus. Diketahui bahwa stroke sering disebabkan oleh gumpalan darah di pembuluh otak.

Bukan hal yang aneh bagi pasien di ICU untuk mengalami pembekuan darah, tetapi tingkat pembekuan darah dan hubungannya dengan COVID-19 tampak tidak biasa. Sebuah studi terbaru dari Belanda, yang diterbitkan dalam jurnal Thrombosis Research, menemukan bahwa dari 184 pasien COVID-19 di ICU, lebih dari 30 persen mengalami beberapa jenis masalah pembekuan darah.

"Angka ini sangat mengkhawatirkan," kata Dr Behnood Bikdeli, ahli kardiovaskular di Columbia University Irving Medical Center.

Masih belum jelas mengapa pasien COVID-19 mengalami pembekuan ino. Gumpalan itu bisa saja merupakan hasil dari sistem kekebalan yang terlalu aktif, yang mengarah pada ketidakseimbangan dalam "faktor pembekuan" yang dapat menyebabkan pembekuan atau pendarahan.



Simak Video "Virus Corona Bisa Serang Usus Meski Pernapasan Negatif Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)