Senin, 27 Apr 2020 14:48 WIB

Trump Sebut Saran Suntik Disinfektan Hanya 'Sarkas'

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Asian Beautiful Doctor Nurse woman in uniform with stethoscope, rubber gloves, mask check syringe injection, portrait , studio lighting dark background four back light flare silhouette copy space Trump sebut saran suntik disinfektan hanya sarkas. (Foto: iStock)
Jakarta -

Puluhan orang dilaporkan keracunan akibat mengikuti saran Presiden AS soal suntik disinfektan ke dalam tubuh untuk bunuh Corona. Mereka mengikuti saran tersebut dengan meminum cairan pembersih.

Para ahli pun menentang keras saran yang dinilai begitu berbahaya dan seperti metode bunuh diri ini. Namun Trump menyebut pernyataan kontroversial ini hanya sekadar 'sarkasme' saja.

Dikutip dari Reuters, Trump berusaha untuk menepis pernyataannya terkait suntik disinfektan dalam sebuah acara di Ruang Oval Gedung Putih pada hari Jumat (24/4/2020). Ia pun mengatakan saran 'suntik disinfektan' hanya sebagai sarkas yang dilontarkan kepada wartawan.

"Saya mengajukan pertanyaan dengan sarkastik kepada wartawan hanya untuk melihat apa yang akan terjadi," kata Trump kepada wartawan, Jumat (24/4/2020).

Sebelumnya, pada Hari Kamis, dalam jumpa pers Trump mengatakan para ahli diminta untuk mengetahui kemungkinan memasukkan disinfektan ke dalam tubuh pasien untuk obati Corona.

"Saya pikir disinfektan dapat memiliki efek yang sangat baik. Matahari dan panas, dan kelembaban menghapusnya. Dan ini berdasarkan tes. Mereka telah melakukan tes ini selama beberapa bulan. Jadi saya berkata, 'Baiklah, bagaimana jika kita melakukannya di dalam tubuh atau bahkan di luar tubuh dengan disinfektan. Saya pikir akan berhasil," ujar Trump.



Simak Video "Mari Lakukan Protokol Kesehatan untuk Membantu Sesama"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)