Rabu, 29 Apr 2020 10:06 WIB

Agar Puasa Tetap Sehat, Hindari Makanan Ini Saat Sahur

Faidah Umu Sofuroh - detikHealth
collection of junk food Foto: iStock
Jakarta -

Bulan Ramadan tinggal hitungan hari. Saatnya menyiapkan diri untuk rutinitas sahur dan berbuka puasa selama 30 hari. Banyak orang yang lebih cenderung menyiapkan menu berbuka puasa dengan baik. Padahal, sahur juga tak kalah penting untuk menjaga stamina saat berpuasa seharian.

Menu makanan untuk sahur sangat penting untuk diperhatikan. Sebab, sahur dapat mempengaruhi kondisi tubuh seharian. Oleh karena itu, dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang bernutrisi dan tinggi serat, agar merasa kenyang lebih lama. Sebaliknya, kamu harus hindari makanan-makanan yang dirangkum oleh detikhealth dari beberapa sumber di bawah ini agar tubuh terasa sehat dan puasa menjadi lancar.

Makanan Pedas

Makanan pedas memang sangat menggugah selera makan, tapi sebaiknya kamu tidak mengonsumsi saat sahur. Sebab, makanan pedas bisa membuat perut tidak nyaman, terasa perih dan meningkatkan asam lambung. Kondisi itu bisa membuat puasa menjadi terganggu.

Makanan Asin

Mengonsumsi makanan asin atau yang memiliki kandungan garam yang tinggi juga tidak disarankan saat sahur. Makanan yang tinggi natrium berisiko dehidrasi karena kemampuan tubuh menyerap cairan akan terganggu. Selain itu, makanan yang terlalu asin juga bisa menyebabkan hipertensi.

Makanan Berlemak Jenuh

Lemak memang bisa memberikan energi bagi tubuh. Namun, kamu harus memilah makanan berlemak yang aman dikonsumsi saat sahur . Hindari makanan yang mengandung lemak jenuh. Sebab, makanan berlemak bisa menyebabkan masalah lambung dan membuat begah.

Selain itu, makanan berlemak juga menjadi penyebab kadar kolesterol meningkat. Kolesterol yang tinggi bisa menyebabkan berbagai macam penyakit yang berhubungan dengan pembuluh darah seperti sakit jantung dan stroke.

Efek kolesterol jahat yang terlalu tinggi juga bisa menimbulkan plak dan menyumbat aliran darah ke jantung. Plak yang ada di dalam pembuluh darah ini bisa berisiko serangan jantung. Untuk itu, kamu harus membatasi konsumsi lemak saat sahur.

Saat sahur sebaiknya perbanyak asupan buah dan sayur serta makanan tinggi serat agar tubuh lebih berenergi dan kuat tahan lapar. Namun, jika kamu ingin makan makanan berlemak, sebaiknya batasi dan jangan terlalu banyak. Setelah itu kamu juga bisa bantu turunkan kadar kolesterol tinggi dalam tubuh dengan minum Nestle ACTICOR setelah makan di waktu sahur dan buka puasa.

Nestle ACTICOR merupakan minuman mengandung susu dengan serat pangan larut Beta Glucan dan Inulin. Kandungan Beta Glucan dan Inulin teruji klinis mampu menurunkan kolesterol jahat (LDL) yang merupakan faktor risiko penyakit jantung. Beta Glucan dan Inulin juga mampu memperbaiki profil LIPID dengan mempengaruhi LIPID dan asam empedu.

Nestle ACTICOR juga terbuat dari bahan alami, rendah lemak dan rasanya pun sangat enak. Ada 4 varian rasa, antara lain avocado, chocolate, green-tea latte, dan banana. Nestle ACTICOR baik dikonsumsi oleh orang dewasa yang peduli akan kesehatan tubuh.

Buat kamu yang suka minuman dingin, Nestle ACTICOR juga bisa dikonsumsi dikombinasikan dengan es batu atau diminum dalam kondisi dingin. Untuk hasil yang optimal, Nestle ACTICOR dianjurkan untuk diminum 2x sehari setelah makan.

Dengan Nestle ACTICOR, kamu bisa menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Jika kolesterol jahat turun, maka akan mengurangi risiko terkena penyakit kolesterol yang jadi pemicu penyakit jantung. Yuk, minum Nestle ACTICOR setiap hari khususnya pada bulan Ramadan ini.

Buka dengan makanan apapun, minum Nestle ACTICOR, kolesterol turun. Nestle ACTICOR, Cara Alami Turunkan Kolesterol.



Simak Video "Memasuki Usia 20-an, Seberapa Sering Harus Cek Kolesterol?"
[Gambas:Video 20detik]
(mul/mpr)