Kamis, 30 Apr 2020 11:12 WIB

Berjemur 10 Menit Bisa Kurangi Risiko Virus Corona, Ini Faktanya

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Beauty woman lying on beach. Sea and ocean background People and lifestyles concept. Vacation and relaxation theme. Summer seasonal theme. Berjemur (Foto: Getty Images/iStockphoto/Shutter2U)
Jakarta -

Seorang peneliti di QIMR Berghofer Medical Research Institute, di Brisbane, mengklaim dengan berjemur selama 10 menit di bawah sinar matahari bisa mengurangi risiko terkena virus, salah satunya virus Corona COVID-19.

Peneliti bernama Dr Rachel Neale mengatakan, saat tubuh terkena sinar matahari kadar vitamin D dalam tubuh akan meningkat. Inilah faktor yang bisa mencegah tubuh terinfeksi virus Corona.

"Masuk akal jika kekurangan vitamin D akan meningkatkan risiko gejala COVID-19 dan berpotensi menjadi lebih buruk. Karena vitamin D memiliki efek yang penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh," jelasnya yang dikutip dari Mirror.

Dalam penelitiannya, ia menguji 78.000 peserta, dan menemukan orang yang memiliki kadar vitamin D yang rendah hampir dua kali lebih mungkin mengalami infeksi pernapasan akut (ISPA). Selain itu, mereka juga cenderung akan sakit dalam waktu yang lebih lama.

Oleh karena itu, Dr Neale menyarankan hanya dengan berjemur di bawah sinar matahari selama 10 menit, bisa meningkatkan dosis harian vitamin D untuk imunitas tubuh. Selain itu, bisa mencegah risiko terinfeksi virus Corona.

Selain dari sinar matahari, vitamin D juga bisa didapatkan dari sejumlah makanan. Misalnya, kuning telur, daging merah, dan minyak ikan.

"Memang ada beberapa laporan tentang vitamin D yang bisa mengurangi risiko terpapar virus Corona. Namun, sampai saat ini belum ada bukti ilmiah yang bisa menguatkannya," jelas NHS.



Simak Video "Faktor yang Memengaruhi Keparahan Pasien Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)