Minggu, 03 Mei 2020 12:17 WIB

5 Manfaat Tidur Siang Singkat Saat Puasa Ramadhan

Ayunda Septiani - detikHealth
Traveler woman sleeping in a train travel beside the window Tidur siang (Foto: iStock)
Jakarta -

Manfaat tidur saat puasa tidak hanya menghilangkan kantuk. Tidur siang yang singkat saat puasa juga mendatangkan berbagai manfaat untuk kesehatan tubuh lho. Normalnya kamu tidur selama 7-8 jam per hari.

Namun, saat puasa kamu hanya bisa tidur selama 5-6 jam saja karena harus bangun untuk makan sahur. Karena itulah kamu harus menyempatkan tidur siang tidak lebih dari 30 menit setiap harinya saat puasa. Eits, tapi jangan sampai tidur siang terlalu lama ya detikers, karena dapat memberikan efek buruk pada tubuh.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut beberapa manfaat tidur siang saat bulan puasa Ramadhan.

1. Menghilangkan rasa lapar

Saat berpuasa, biasanya kamu akan kurang tidur karena harus bangun tidur lebih awal untuk sahur, atau waktu tidur berkurang karena dipergunakan untuk beribadah. Ini tentu bisa bikin perut jadi keroncongan, bahkan sebelum tengah hari.

Peneliti sebuah studi yang dilakukan di Universitas Stanford, Amerika Serikat (AS), menemukan, kurang tidur memicu hormon gherkin (yang membuat kamu ingin makan lebih banyak) dan menurunkan kadar hormon leptin (yang memberi sinyal saat kenyang).

Rasa lapar yang datang di siang hari adalah hal yang wajar. Ini terjadi akibat pergeseran ritme sirkadian yang membuat kamu lelah dan ingin makan. Tidur siang bisa menjadi cara untuk menahan lapar dan menekan keinginan untuk makan. Tidur terbukti membatasi ghrelin dan meningkatkan leptin, yaitu dua hormon metabolik yang mengatur rasa lapar dan nafsu makan.

2. Memperbaiki mood

Kurang tidur selama puasa membuat hormon neuroendokrin di dalam tubuh menjadi tidak seimbang. Kamu menjadi lebih mudah lelah dan marah, salah satu manfaat tidur siang saat puasa adalah untuk memperbaiki mood.

Luangkan waktu untuk tidur siang singkat selama 15-30 menit. Tidur siang membantu mengembalikan sistem tubuh dan hormon neuroendokrin kembali ke tingkat normal, sama seperti tingkat hormon setelah kamu tidur malam yang nyenyak.

3. Mengurangi stres

Saat mengantuk, kadar hormon kortisol akan naik. Hormon ini berfungsi untuk mengatur respon tubuh terhadap hal yang menegangkan, termasuk stres. Jadi, saat kadar kortisol meningkat, stres yang kamu rasakan juga semakin besar.

Banyak kerugian yang kamu dapatkan pada tubuh saat stres, salah satunya menjadi lebih mudah jatuh sakit. Tidur siang membantu tubuh untuk menurunkan kadar kortisol dan menurunkan tekanan darah sehingga mengurangi stres sekaligus menurunkan risiko penyakit jantung.

Menurut penelitian dari Allegheny College, AS, tidur siang singkat saat puasa dapat membantu tubuh mengatasi kondisi kecemasan dan stres.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Indikator Kebutuhan Cairan Tubuh Terpenuhi saat Puasa"
[Gambas:Video 20detik]