ADVERTISEMENT

Minggu, 03 Mei 2020 20:01 WIB

Kabar Gembira, Pemerintah Kini Lakukan Uji Klinis Ventilator Produksi Lokal

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Tim dosen UGM rancang ventilator portable untuk pasien Corona, Selasa (7/4/2020). Foto: Tim dosen UGM rancang ventilator portable untuk pasien Corona, Selasa (7/4/2020). (Dok Humas UGM)
Jakarta -

Pemerintah mengumumkan telah melakukan pengujian ventilator buatan dalam negeri untuk membantu pasien yang terinfeksi virus Corona COVID-19. Langkah ini terbilang menggembirakan karena sebelumnya Indonesia selalu bergantung pada ventilator impor buatan negara lain.

"Selama ini kita boleh dibilang 100 persen tergantung kepada ventilator impor," Ucap Prof Bambang Brodjonegoro, Menteri Riset Teknologi dan Badan Riset Inovasi Nasional, di Graha BNPB, Minggu (3/5/2020).

"Namun karena ada kebutuhan yang begitu besar sejak merebaknya COVID-19, maka para peneliti dan perekayasa tidak kenal lelah untuk mencoba mengembangkan ventilator produksi dalam negeri. Sebagian bahkan 100 persen lokal kontennya dengan menggunakan open source, yang memang sudah tersedia di berbagai belahan dunia," lanjutnya.

Prototipe ventilator produksi dalam negeri ini sudah melalui tahap pengujian di Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan Jakarta (BPFK) Kementerian Kesehatan. Setelah itu, akan dilakukan uji klinis sebelum digunakan untuk pasien. Diperkirakan uji klinis akan memakan waktu seminggu, sehingga pertengahan Mei sudah bisa dilakukan produksi massal.

"Diharapkan pertengahan Mei, kita sudah bisa melihat ventilator produksi Indonesia yang diproduksi oleh mitra industri, yang juga tidak mudah dicarinya. Karena selama ini tidak ada industri yang membuat ventilator," kata Prof Bambang.

Nantinya terdapat empat lembaga atau perusahaan yang berpartisipasi dalam pembuatan produk ventilator lokal ini, di antaranya Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), dan PT Darma.

"Empat prototipe ventilator yang saat ini sudah melalui proses pengujian di BPFK dan saat ini sedang uji klinis adalah prototipe yang berasal dari IPB, UI, BPPT dan juga dari salah satu perusahaan swasta PT Darma," tutupnya.



Simak Video "Studi AS Ungkap Covid-19 Memperparah Kerusakan Otak Jangka Panjang"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT