Menjaga emosi sangat penting di tempat umum, terlebih saat bulan suci Ramadhan. Keadaan ini berbanding terbalik dengan video viral seorang pria yang malah marah-marah saat ditegur petugas karena melanggar konfigurasi penumpang dalam kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Persimpangan Empang, Bogor Selatan.
Psikolog Diah Ayu dari Personal Growth memberikan cara mudah agar tidak menjadi orang yang pemarah. Ia menegaskan, hal penting untuk mencegah timbulnya marah adalah meluangkan waktu untuk diri sendiri ketika sudah muncul gejala marah karena suatu hal yang tidak diinginkan.
"Paling mendasar adalah ketika kita sudah merasakan gejala-gejala emosi atau marah yang ingin meledak gitu, kita harus istilahnya menarik diri dulu ke tempat sepi, meluangkan waktu untuk diri sendiri" ujar Diah saat dihubungi detikcom Senin (4/5/2020).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penting bagi seseorang untuk mengatur napas ketika sedang berada di titik emosi yang ingin keluar. Selain dapat meredakan rasa marah, ini juga dapat menciptakan ketenangan dalam diri sendiri.
"Menenangkan diri bisa dengan relaksasi napas yang mudah, mengatur napas beberapa kali hingga merasa tenang, itu yang mudah untuk dilakukan," kata Diah.
Diah kemudian menegaskan mengatur napas dapat menimbulkan perasaan yang jauh lebih tenang. Ia juga meminta untuk mengalihkan perhatian ke hal lain saat muncul tanda-tanda marah.
"Bisa dengan mengalihkan perhatian juga, mungkin tujuannya supaya untuk bisa menenangkan, calm down gitu," pungkasnya.
Baca juga
(kna/kna)











































