Selasa, 05 Mei 2020 09:57 WIB

Dikaitkan dengan Didi Kempot Meninggal, Ini 5 Penyebab Sesak Napas

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Perayaan hari lahir Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dimeriahkan oleh Didi Kempot. Didi Kempot dan Muhaimin Iskandar sempat bernyanyi bersama dalam acara yang digelar di kantor DPP PKB, Jl Raden Saleh, Jakarta Pusat, Selasa (23/7/2019). Didi Kempot (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta -

Maestro musik campursari Didi Kempot dikabarkan meninggal dunia pagi ini, Selasa (5/5/2020). Penyanyi legendaris ini meninggal di RS Kasih Ibu Solo. Kabar tersebut juga dibenarkan oleh Asisten Manajer Humas Rumah Sakit (RS) Kasih Ibu, Divan Fernandez.

"Infonya pukul 07.30 WIB tadi baru masuk. Penyebabnya masih saya cek dulu," kata Divan pada detikcom.

Informasi tentang penyebab meninggalnya Didi Kempot masih simpang siur. Asisten Manajer Humas RS Kasih Ibu, Divan Fernandez kepada CNN Indonesia menyebut 'Lord Didi' datang ke rumah sakit dalam kondisi henti jantung.

Sementara di media sosial, banyak yang mengaitkannya dengan sesak napas. Istilah 'blue code asthma' banyak disebut oleh para netizen.

Mengutip dari Mayo Clinic, berikut ini beberapa hal yang bisa menyebabkan seseorang mengalami sesak napas secara mendadak.

1. Asma

Asma adalah salah satu penyakit pernapasan kronis yang paling sering menjadi penyebab seseorang mengalami sesak napas. Hal ini terjadi saat saluran udara atau bronkus mengalami pembengkakan, menyempit, dan produksi lendir berlebih.

Saat paru-paru tidak mendapatkan pasokan udara yang cukup, akhirnya napas akan terasa sesak. Akibatnya, napas menjadi dangkal, cepat, dan terkadang mengeluarkan bunyi.

2. Keracunan karbon monoksida

Keracunan karbon monoksida ini bisa terjadi saat seseorang terlalu banyak menghirup gas tersebut. Bisa berasal dari pembakaran gas, minyak, bensin, bahan bakar padat, dan kayu.

Saat terhirup, gas ini akan terikat erat dalam hemoglobin dan ikut mengalir bersama darah ke seluruh tubuh. Akibatnya akan menyebabkan kerusakan sel dan jaringan karena tubuh kekurangan oksigen. Ini bisa menyebabkan sesak napas, nyeri di dada, pusing, mual, dan muntah.

3. Alergi makanan

Alergi terhadap sesuatu termasuk makanan juga bisa menyebabkan sesak napas. Selain sesak napas, bisa muncul gejala lain seperti hidung mampet, mata berair, ruam, dan bersin.

Selanjutnya
Halaman
1 2