Rabu, 06 Mei 2020 10:15 WIB

Sedih! Pria Ini Sudah Tiga Kali Dinyatakan Positif Corona dalam Dua Bulan

Ayunda Septiani - detikHealth
Detail of coronavirus test tubes Virus Corona COVID-19 (Foto: Getty Images/iStockphoto/narvikk)
Jakarta -

Pria berusia 26 tahun telah dites positif terinfeksi virus Corona COVID-19, dia dinyatakan sudah tiga kali terinfeksi Corona hanya dalam rentang waktu dua bulan.

Dikutip dari laman The Sun, pria bernama Christian Bermea dari Houston, Texas, itu pertama kali didiagnosis COVID-19 pada 19 Maret, dan setelah itu dia dua kali dites positif COVID-19.

"Aku sudah siap untuk selesai. Aku benar-benar merasa sangat lebih baik dibanding di awal, tapi aku masih belum 100 persen membaik. Penciumanku masih belum sebagus sebelumnya, lelah, dan sesak napas," kata Bermea.

Bernea mengatakan, meski tidak merasa sakit seperti yang dia rasakan dua bulan lalu, dia masih mengalami beberapa gejala dan terus mengisolasi diri.

"Lima pula hari dan masih terus berlanjut. Virus ini bukan hanya proses fisik, tapi mental juga. Kamu hampir terjebak dengan pikiranmu. Aku takut karena masih ada virus di dalam diriku," katanya.

Sementara itu dr Sandberg dari Kelsey Seybold Clinic mengatakan, bahwa pasien seperti itu menimbulkan banyak pertanyaan.

"Tes positif bukan berarti bisa menginfeksi orang lain. Artinya kamu memiliki bagian dari kode genetik itu di dalam tubuhmu," jelasnya.

Bermea mengatakan untuk berencana melakukan tes COVID-19 lagi pada akhir pekan ini. Dia mengatakan jika hasilnya kembali positif, kemungkinan dia akan menunggu satu bulan untuk melakukan tes lagi.

"Jika hasilnya kembali positif, dan kamu merasa seperti tidak akan menginfeksi siapa pun, lebih baik bermain aman daripada menyesal," kata dia.

Menurut WHO, butuh waktu sekitar dua hingga enam minggu untuk sembuh dari COVID-19. Tingkat kesembuhan akan bergantung pada keparahan penyakit, begitu juga dengan pengobatan.

"Waktu kesembuhan klinis dari kasus ringan diperkirakan dua minggu dan 3-6 minggu untuk pasien dengan penyakit parah atau kritis," tulis WHO dalam sebuah laporan.



Simak Video "Riset Ahli Soal Kasus Pasien Sembuh Corona Kembali 'Terinfeksi'"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)