Rabu, 06 Mei 2020 14:22 WIB

Kata IDI soal Pasien yang Terinfeksi Corona Lebih dari Sekali

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
BIN menggelar rapid test COVID-19. Rapid tes digelar di Terowongan Kendal, Jakarta, Rabu (6/5/2020). Kata IDI soal pasien Corona yang terinfeksi lebih dari satu kali. (Foto ilustrasi: ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)
Jakarta -

Beberapa kasus Corona di Indonesia dilaporkan kembali positif usai sembuh. Terbaru, Albertina Fransisca Mailoa yang pernah menjabat sebagai Indonesia World Miss University 2007 dan Puteri Pariwisata Indonesia 2008, wanita yang akrab disapa Chika itu dua kali dinyatakan positif COVID-19.

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Daeng M Faqih mengingatkan pasien sembuh Corona masih bisa tertular lagi. Maka perlu untuk tetap menjaga jarak selama pandemi Corona.

"Di beberapa kasus seperti ini juga terjadi sehingga perlu tetap hati-hati bagi yang sembuh bisa terinfeksi kembali," kata Daeng ketika dihubungi detikcom, Rabu (6/5/2020).

Seseorang yang kembali positif Corona disebutkan tidak akan membentuk antibodi yang spesifik. Sehingga peluang kembali terinfeksi sangat mungkin terjadi.

"Kemungkinan di tubuh tidak terbentuk antibodi yang spesifik sehingga kalau kontak lagi dengan sumber infeksi ia akan tertular atau sakit lagi," ungkap Daeng.

Daeng pun menjelaskan kasus pasien sembuh Corona yang kembali terinfeksi bukan merupakan fenomena pertama di dunia. "Mungkin (pertama di Indonesia), tapi di dunia bukan yang pertama," ujar Daeng.

"Tetap stay di rumah, pakai masker, rajin cuci tangan. Patuhi social distancing dan PSBB," kata Daeng.



Simak Video "Duka Ketum PB IDI atas Gugurnya 100 Dokter Akibat COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)