Rabu, 06 Mei 2020 16:20 WIB

Intelijen Korsel Tak Temukan Tanda-tanda Kim Jong Un Operasi Jantung

Firdaus Anwar - detikHealth
Penampakan Perdana Kim Jong Un Usai Dikabarkan Meninggal

Media pemerintah Korut merilis foto-foto Kim Jong Un muncul di depan publik, menyusul spekulasi kuat bahwa dirinya sakit keras atau bahkan meninggal. Kim Jong Un saat kembali muncul di depan publik. (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un sempat 20 hari menghilang dari hadapan publik. Hal ini menimbulkan berbagai rumor terkait kondisi kesehatannya. Salah satu rumor menyebut bahwa pria berusia 36 tahun tersebut menjalani operasi karena sakit jantung.

Tapi kemudian, baru-baru ini Kim dilaporkan media pemerintah Korea Utara menghadiri acara peresmian pabrik pupuk setempat.

Kepala Badan Intelijen Korea Selatan, Suh Hoon, melaporkan tidak menemukan tanda-tanda Kim Jong Un baru menjalani operasi jantung. Hal ini ia ungkapkan dalam pertemuan parlemen pada hari Rabu (6/5/2020).

Fenomena menghilangnya Kim dari publik disebut dalam parlemen kemungkinan karena menghindari wabah virus Corona COVID-19. Meskipun, secara resmi Korea Utara belum melaporkan adanya kasus.

"Tidak menutup kemungkinan terjadi wabah di Korea Utara," kata salah satu anggota pertemuan Kim Byung-kee seperti dikutip dari BBC, Rabu (6/5/2020).

Ini bukan pertama kalinya Kim menghilang dari publik. Pada tahun 2014 lalu Kim juga pernah menghilang selama 40 hari dan kemudian muncul lagi dengan menggunakan tongkat bantu berjalan. Media pemerintah Korea Utara mengakui Kim saat itu "mengalami kondisi fisik yang tak nyaman".



Simak Video "Dugaan Kasus Reinfeksi Covid-19 Pertama di Korsel"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)