Rabu, 06 Mei 2020 20:00 WIB

Cara Merawat Masker Berbahan 'Scuba', Tak Boleh Masuk Mesin Cuci?

Ayunda Septiani - detikHealth
masker kain scuba Masker scuba yang populer digunakan masyarakat. (Foto: Uyung/detikHealth)
Jakarta -

Masker scuba sangat populer belakangan ini, terutama sejak pemerintah dan organisasi kesehatan dunia (WHO) merekomendasikan pemakaian masker kain untuk mencegah virus Corona COVID-19. Selain murah, jenis masker ini juga dinilai nyaman karena bisa melar alias stretch mengikuti bentuk wajah.

Tapi karena tipis dan hanya selapis, apakah cukup aman untuk menangkal virus Corona? Dokter paru dari Omni Hospitals Pulomas dr Frans Abednego Barus, SpP, mengatakan, kemampuan proteksi masker semacam ini memang terbatas.

"Tingkat keamanan tetap di bawah masker standar bedah maupun N95," katanya saat dihubungi detikcom, Minggu (3/5/2020).

Meski begitu, masker scuba tetap aman dipakai untuk menangkal virus Corona asal anjuran lainnya juga dipatuhi. Di antaranya tetap menjaga physical distancing dan selalu mencuci tangan dengan sabun.

Terlepas dari cocok atau tidaknya masker scuba bisa dijadikan masker untuk menangkal Corona, bagaimana cara untuk merawat kain dari bahan dasar scuba ini?

Menurut desainer Vivi Zubedi, merawat kain berbahan dasar scuba tidak terlalu sulit, asalkan saat mencuci jangan dimasukkan ke dalam mesin cuci.

"Ini pribadi saya ya, biasanya saya merawat baju-baju dari bahan dasar scuba cukup dicelup-celup saja sebenarnya di air pewangi dan tidak masuk ke mesin cuci," ujar Vivi saat dihubungi detikcom, Senin (4/5/2020).

Namun, terkait masker yang berbahan dasar dari scuba, ia tidak terlalu paham bagaimana cara merawatnya, karena menurutnya, setiap orang punya pengetahuan sendiri-sendiri.

"Terkait masalah masker scuba saya kurang paham untuk merawatnya, pasti mempunyai treatment sendiri. Masing-masing orang mempunyai pengetahuan sendiri, jadi saya tidak berani mengklaim," kata Vivi.



Simak Video "Ini Lho Cara Bedakan Masker Bedah Asli atau Palsu"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)