Kamis, 07 Mei 2020 09:27 WIB

Seperti Paulo Dybala, Mengapa Ada Orang yang Lama Sembuh dari Corona?

Firdaus Anwar - detikHealth
VERONA, ITALY - FEBRUARY 08: Paulo Dybala of Juventus looks on during the Serie A match between Hellas Verona and  Juventus at Stadio Marcantonio Bentegodi on February 8, 2020 in Verona, Italy.  (Photo by Alessandro Sabattini/Getty Images) Paulo Dybala dinyatakan sembuh dari virus Corona. (Foto: Getty Images/Alessandro Sabattini)
Jakarta -

Pemain klub bola Juventus, Paulo Dybala, akhirnya dinyatakan sembuh setelah satu bulan lebih dirawat karena infeksi virus Corona COVID-19. Dybala membutuhkan waktu relatif lebih lama untuk sembuh bila dibandingkan rekannya yang lain.

"Wajahku mengatakan segalanya, aku akhirnya sembuh dari COVID-19!" tulis pemilik julukan La Joya itu di akun Instagramnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Dybala menjadi salah satu pemain Juventus yang terinfeksi virus corona selain Daniele Rugani dan Blaise Matuidi sejak Maret silam. Rugani dan Matuidi sendiri telah dinyatakan sembuh sejak 15 April 2020.

Satu teori menyebut perbedaan waktu kesembuhan ini kemungkinan berkaitan dengan sistem imun. Biasanya pasien yang menunjukkan gejala parah butuh waktu lebih lama untuk sembuh.

"Beberapa pasien ada yang masih batuk-batuk dan kami juga melihat pasien yang merasa lemas dan lelah berkepanjangan selama tiga, empat, lima, atau enam minggu," kata Dr Philip Gothard, dokter dari London's Hospital for Tropical Diseases.

Ahli epidemiologi Profesor Tim Spector dari King's College London mengatakan rata-rata pasien yang terinfeksi bisa mulai sembuh setelah 12 hari. Namun, memang ada juga yang melaporkan butuh waktu sampai 30 hari lebih.

"Saat data mulai banyak tersedia dan kami terus menggunakan kecerdasaan buatan untuk menganalisanya, akan segera terlihat apa saja dari faktor gejala dan risiko yang dapat membuat seseorang lebih rentan mengalami gejala jangka panjang ini," kata Tim seperti dikutip dari BBC, Kamis (7/5/2020).



Simak Video "Virus Corona Bisa Serang Usus Meski Pernapasan Negatif Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)