Jumat, 08 Mei 2020 14:44 WIB

Diidap Adi Kurdi Sebelum Meninggal, Glaukoma Salah Satu Pemicu Kebutaan

Anjar Mahardhika - detikHealth
s Adi Kurdi meninggal dunia. (Foto: Adi Kurdi si Abah Keluarga Cemara meninggal dunia /dok Teta Film)
Jakarta -

Adi Kurdi, pemeran abah dalam sinetron 'Keluarga Cemara' meninggal dunia pukul 11.30 WIB di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional. Adi Kurdi meninggal dunia karena ada tumor otak.

Diungkapkan sang produser, kondisi Adi Kurdi sudah terbilang tak lagi prima saat menjalani syuting film tersebut. Di usianya yang sudah senja, Adi Kurdi sudah hampir kehilangan penglihatannya.

"Banyak pembicaraan di waktu-waktu terakhir dalam proses pembuatan film ini, dia tetap terlihat konsisten. Dia dalam kondisi kehilangan penglihatan saat melakukan syuting itu sekitar 70 persen, karena glukoma tapi dia konsisten," ungkap produser FX Rudy Gunawan saat dihubungi, Jumat (8/5/2020).

dr Pinto Pulungan dari Rumah Sakit Mata, Sumatera Eye Center (SMEC), menjelaskan kalau glaukoma terjadi ketika saraf optik mata mengalami kerusakan akibat tekanan tinggi pada bola mata. Karena yang rusak adalah saraf, maka pasien glaukoma akan mengalami kebutaan bersifat permanen.

Menurut keterangan American Academy of Ophthalmology (AAO) banyak faktor yang dapat menyebabkan risiko terkena glaukoma, di antaranya mempunyai rabun jauh dan dekat, ada sejarah keluarga yang pernah mengidap penyakit ini, tekanan darah tinggi, diabetes, dan penggunaan obat jangka panjang. Namun salah satu faktor terpenting adalah karena usia. Pengidap penyakit ini biasanya berusia di atas 40 tahun.

Penanganan medis kasus glaukoma menurut dr Pulungan dilakukan dengan cara diberikan obat-obat untuk menurunkan tekanan bola mata hingga bisa kembali normal. Bila tidak tercapai angka normal, bisa dilakukan operasi.

"Bisa lakukan tindakan dengan sinar laser, operasi, yang sesuai kebutuhan untuk mencapai angka normal tadi. Makin normal dia, kebutaannya makin lama. Karena dia kan tidak akan mungkin sembuh. Kita lakukan penurunan tekanan untuk memperpanjang penglihatan dia," pungkasnya.



Simak Video "Kisah Inspiratif Pemuda Tunanetra Jadi Peselancar Muda"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)