Sabtu, 09 Mei 2020 12:03 WIB

Austria Gunakan Plasma Darah untuk Obati Pasien Corona

Ayunda Septiani - detikHealth
Terapi plasma darah ramai diperbincangkan masyarakat. Donor plasma darah dari pasien sembuh COVID-19 disebut dapat bantu penyembuhan pasien Corona lainnya. Terapi plasma darah pasien Corona. (Foto: Getty Images/Alexander Hassenstein)
Jakarta -

Terapi plasma darah sedang diuji untuk mengobati virus Corona COVID-19. Austria mengatakan bahwa beberapa pasien virus Corona COVID-19 sembuh setelah menerima transfusi plasma darah dari orang yang telah pulih dari virus.

Perawatan ini telah diuji di beberapa negara tetapi masih sedikit data medis yang tersedia tentang efektivitasnya.

Dikutip dari Straits Times, Robert Krause, spesialis penyakit menular di rumah sakit di Austria mengatakan dalam konferensi pers, ada tiga pasien yang menjalani transfusi di sebuah rumah sakit di kota tenggara Graz dan sembuh.

Hanya saja, hal ini berlaku pada pasien yang dipilih sendiri atau dengan kata lain memenuhi beberapa syarat dan belum siap diaplikasikan kepada semua orang yang sakit karena infeksi virus Corona.

Pasalnya, dua dari tiga pasien memiliki penyakit lain dan sistem kekebalan yang sangat lemah.

Sekitar 20 orang telah dirawat di Austria dengan terapi, yang menggunakan bagian dari darah yang kaya akan antibodi, yang dikenal sebagai plasma pemulihan, dari pasien COVID-19.

Sementara itu, Palang Merah meluncurkan permintaan mendesak kepada donor plasma pada hari Kamis untuk memungkinkan terapi ini, yang masih eksperimental, untuk diuji lebih luas.

Plasma konvalesen telah terbukti efektif dalam penelitian kecil untuk mengobati penyakit menular termasuk Ebola dan SARS.

Penggunaannya untuk mengobati pasien virus Corona COVID-19 telah disahkan di negara-negara lain seperti Perancis, Amerika Serikat, Swiss, dan Cina.



Simak Video "PMI Solo Siapkan Terapi Plasma Konvalesen bagi Pasien Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)