Sabtu, 09 Mei 2020 17:02 WIB

Psikolog Sarankan Tunda Dulu Cari Pacar via Online Saat Pandemi Corona

Ayunda Septiani - detikHealth
Beautiful young woman taking a selfie with phone Saran psikolog untuk menunda kencan daring. (Ilustrasi: thinkstock)
Jakarta -

Meski diimbau untuk jaga jarak dan di rumah aja, selama karantina mandiri pandemi virus Corona ini orang tetap bisa bersosialisasi dengan bermodal paket data. Tak mengherankan penggunaan aplikasi online dating (kencan daring) meningkat. Sekali dayung, orang bisa memperluas peluang menemukan calon pasangan potensial sekaligus jadi aktivitas 'killing time'.

Teman kencan virtual secara tidak langsung menyediakan kenyamanan dan kawan melewati masa penuh ketidakpastian sekarang ini. Namun, ahli menyebut tidak semua kaum jomblo bisa memanfaatkan platform ini.

Dikutip dari laman Independent Jennifer B. Rhodes, psikolog klinis dan relationship coach, berkata aplikasi kencan seharusnya dipakai oleh mereka yang baik atau stabil secara mental dan emosional sebelum dan selama pandemi.

"Jika Anda secara aktif mandiri dan berada di tempat yang baik, dan Anda menggunakan Bumble atau Tinder dan menemukan seseorang, Anda akan menjadikan Zoom sebagai 'kopi daratnya'," ujar Rhodes.

Jika Anda berniat menggunakan aplikasi kencan untuk menghilangkan kebosanan, bukan untuk mengembangkan hubungan maka, kemungkinan ini adalah taktik penghindaran (avoidance). Namun Rhodes menjelaskan manusia normal untuk melakukan penghindaran. Kencan digunakan sebagai distraksi rasa takut, cemas, dan stres.

Rhodes menyarankan saat Anda merasa stres justru bukan saatnya mengunduh aplikasi kencan. Malah sebaiknya Anda istirahat dan merawat diri sendiri. Saatnya Anda menemukan hal-hal yang membuat bahagia, setelah itu, baru bebas 'berselancar. di aplikasi kencan.

Senada dengan Rhodes, Rachel A. Sussman, relationship expert, menyarankan untuk tidak buru-buru berkencan karena jomblo dan kesepian. Apalagi jika kencan sebelumnya gagal dan bermasalah.

"Jika Anda capek kencan, ini waktu yang baik untuk fokus pada diri sendiri," kata dia.



Simak Video "WHO Kunjungi China Pekan Ini untuk Telusuri Asal COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)