Senin, 11 Mei 2020 08:21 WIB

Kasus Infeksi Corona Tembus 4 Juta, Pakar Khawatirkan Gelombang Kedua

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Hingga kini Inggris memiliki 207 ribu kasus COVID-19 dan tertinggi keempat dunia. Tak ayal, petugas ambulans pun tampak sangat sibuk lalu lalang menjemput para pasien yang terjangkit Corona. Infeksi virus Corona global tembus 4 juta. (Foto: Getty Images/Leon Neal)
Jakarta -

Di seluruh dunia, lebih dari 4 juta orang telah dilaporkan terinfeksi virus Corona dan hampir 280.000 telah meninggal, setengahnya ada di Eropa, menurut perhitungan oleh Universitas Johns Hopkins.

Para ahli telah memperingatkan bahwa jumlah sebenarnya dari infeksi di seluruh dunia kemungkinan akan jauh lebih tinggi, dengan tingkat pengujian yang rendah di banyak negara.

Tembusnya kasus infeksi virus Corona di angka 4 juta membuat sebagian besar pakar khawatir mengenai adanya gelombang kedua. Pasalnya beberapa hari belakangan beberapa negara melonggarkan lockdown dan masyarakat mulai menjalani hari-hari seperti biasa.

Mengutip South China Morning Post, kelompok atau cluster baru virus Corona mulai muncul di beberapa negara yang melonggarkan pembatasannya. Pejabat kesehatan di seluruh dunia tengah mengawasi seberapa banyak tingkat infeksi meningkat dalam gelombang kedua saat negara melonggarkan lockdwon.

China melaporkan adanya 14 kasus baru, kenaikan terbanyak pertama dalam 10 hari belakangan. Bahkan di Wuhan terjadi kembali infeksi setelah satu bulan selesai lockdown.

Korea Selatan juga melaporkan 34 kasus baru yang terkait dengan cluster klub malam setelah pemerintah melonggarkan pembatasan sosial. Ini adalah pertama kalinya infeksi harian di Korea Selatan tembus 30 dalam waktu sebulan terakhir.

Vaksin untuk virus Corona sendiri sampai kini masih dalam tahap pengembangan. Pejabat WHO menyebutkan vaksin COVID-19 baru akan siap di akhir 2021 mendatang.



Simak Video "Tanggapi Situasi Pandemi, Pemerintah Suarakan Terminologi Baru dan 3T"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)