Senin, 11 Mei 2020 13:11 WIB

Cegah 'Cluster Sarinah', Pengunjung McD Sarinah Disarankan Tes Corona

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Penutupan McD Sarinah Penutupan Mcd Sarinah. (Foto: Tangkapan layar Twitter (Dipublikasikan atas izin Koalisi Pejalan Kaki))
Jakarta -

McDonald's Sarinah tutup pada Minggu (11/5). Pada hari itu banyak warga yang ramai mengunjungi gerai yang telah beroperasi selama 30 tahun itu untuk mengenang hari-hari mereka.

Sayangnya kunjungan tersebut dilakukan saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masih berlaku. Kegiatan ini dianggap membuat penyebaran virus Corona makin meluas. Koalisi Pejalan Kaki yang cuitannya viral di lini masa juga menyebut agenda kumpul-kumpul saat penutupan bisa membuat cluster baru.

"Kok bisa ada perkumpulan massa segini banyak tapi tidak dibubarkan?" cuit akun @trotoarian.

Pendiri Koalisi Pejalan Kaki Ahmad Safrudin mengatakan sebagai tindakan pencegahan agar tak terbentuk 'cluster Sarinah' maka warga yang berkumpul diharapkan melakukan tes COVID-19 secara mandiri dan karantina. Pihak manajemen dan Pemda DKI Jakarta juga memiliki tanggung jawab untuk mendata mereka yang datang kala itu.

"Jadi secara mandiri mereka harus melakukan (tes virus Corona), tapi otomatis menjadi kewajiban dari manajemen Sarinah yang sudah kedatangan 'tamu'. Jadi yang datang harap segera melakukan pemeriksaan, tapi itu tidak mematahkan kewajiban manajemen McD Sarinah dan Pemda DKI untuk mendata mereka yang hadir," ujarnya saat dihubungi detikcom melalui sambungan telepon, Senin (11/5/2020).

Pembatasan sosial berskala besar ditujukan untuk mengurangi penyebaran virus Corona, sebab diketahui bahwa penyakit ini bisa menular lewat kontak langsung antar-manusia. Mengabaikan aturan social distancing dan physical distancing saat masa PSBB akan meningkatkan risiko penularan terutama bagi kelompok rentan.

Protokol kekarantinaan kesehatan menyebut bahwa sebelum virus menyebar, mereka yang terindikasi diwajibkan mengisolasi diri sekurang-kurangnya 14 hari. Jadi tak hanya melaksanakan tes, mereka yang berkumpul juga berkewajiban karantina mandiri agar tidak menularkan virus ke orang lain.

"Kita harus menghormati, menghargai, anggota masyarakat lain, siapa tahu kita ini bisa menjadi carrier COVID-19, jadi kita harus laksanakan PSBB sebaik-baiknya," pungkas Ahmad.



Simak Video "Sebaper Apa Sih sampai Langgar PSBB di McD Sarinah?"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)