Sabtu, 16 Mei 2020 06:15 WIB

Pasien Corona Disebut Alami 'Pneumatosis', Kondisi Apa Itu?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
lungs lung Ilustrasi paru-paru (Foto: iStock)
Jakarta -

Virus Corona COVID-19 saat ini hampir menginfeksi 5 juta orang di seluruh dunia. Gejalanya pun dilaporkan tak lagi hanya demam dan batuk kering.

Mulai dari gangguan indra perasa dan pencium hingga menggigil diidentifikasi sebagai gejala virus Corona. Bahkan sebelumnya para ilmuwan mengungkap sakit perut perlu diwaspadai sebagai tanda 'tersembunyi' dari adanya infeksi virus Corona COVID-19.

Virus Corona diyakini dapat menyebabkan beberapa gejala pencernaan. Orang yang mengalami diare diyakini menjadi tanda awal terinfeksi virus Corona COVID-19.

Namun kini mereka mengungkap bahwa sejumlah pasien Corona juga mengalami kondisi yang dikenal dengan pneumatosis. Kondisi tersebut merupakan kondisi di mana gas menumpuk di dinding usus.

Mengutip Express, pneumatosis disebut dapat menyebabkan sejumlah gejala yang tak diinginkan termasuk sembelit dan sakit perut. Pasien Corona dengan pneumatosis dikatakan memiliki gejala serius dan cenderung lebih banyak langsung dilarikan ke rumah sakit, menjalani perawatan intensif.

"Kami menemukan kelainan usus pada pencitraan pada pasien dengan COVID-19, lebih umum pada pasien yang sakit yang pergi ke unit perawatan intensif," kata dr Rajesh Bhayana, peneliti dari Rumah Sakit Umum Massachusetts, di Boston, AS.

"Pasien di ICU dapat menderita iskemia usus karena alasan lain, tetapi kita tahu COVID-19 dapat menyebabkan pembekuan dan cedera pembuluh kecil, sehingga usus juga mungkin terkena dampaknya," lanjutnya.



Simak Video "WHO Minta Tiap Negara Transparan soal Kasus COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)