Minggu, 17 Mei 2020 13:25 WIB

Pria Ini Baru Percaya Virus Corona Bukan Hoax Setelah Terinfeksi

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
WHO resmi menamai virus Corona yang menewaskan 1.115 orang. Virus mematikan yang pertama kali diidentifikasi di China pada 31 Desember itu dinamai COVID-19. Virus Corona COVID-19 (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Seorang pria di Amerika Serikat awalnya meyakini virus Corona COVID-19 cuma konspirasi. Ia berubah pikiran baru-baru ini setelah dirinya dan sang istri masuk rumah sakit karena terinfeksi.

Pria bernama Brian Hitchens ini awalnya tidak percaya bahwa pandemi COVID-19 adalah nyata. Ia selalu meyakini, Tuhan lebih agung dari virus sehingga tidak ada yang perlu ditakuti.

Kini kondisinya berubah setelah ia dan sang istri masuk rumah sakit karena tertular. Jika dulunya tidak percaya, kini Brian justru mengingatkan orang-orang untuk menyikapi virus ini dengan sangat serius.

"Awalnya saya pikir mungkin pemerintah sedang mencoba sesuatu dan semacam mereka melemparnya keluar untuk seperti mengalihkan perhatian," paparnya kepada WBTV, dikutip dari Mirror.

Di media sosial, Brian sempat mengungkapkan ketidakpercayaannya terhadap bahaya virus Corona. Menurutkua, hal itu tidak lebih dari sekadar histeria. Namun apa yang dialaminya selama di rumah sakit mengubah pandangan tersebut.

"Istri saya pakai ventilator. Selama 3 pekan rasanya berat. Sedih," katanya.

Meski kondisinya membaik, Brian dan sang istri masih berada di rumah sakit. Keduanya belum tahu kapan akan bisa pulang dan berkumpul kembali.



Simak Video "Negara Bebas Corona, Mana Saja Itu?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)