Selasa, 19 Mei 2020 16:44 WIB

Tes Corona RI Tembus Target 10 Ribu, Negara Lain Bagaimana?

Anjar Mahardhika - detikHealth
Pemerintah Kota Bekasi menggelar tes massal corona terhadap penumpang KRL di Stasiun Bekasi. Tes kali ini menggunakan alat yang lebih akurat berupa polymerase chain reaction (PCR). Agung Pambudhy/Detikcom. 

1. Penumpang Commuter line mengikuti test massal COVID 19 dengan metode polymerase chain reaction (PCR) di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Selasa (5/5/2020).
2. Sebanyak 300 penumpang kereta dipilih secara random mengikuti tes ini. 
3. Metode tes PCR adalah mengetes spesimen yang diambil dari dahak di dalam tenggorokan dan hidung lalu diswab. 
4. Tes ini dianggap paling akurat dibandingkan rapid test yang hanya untuk mendeteksi reaksi imun dalam tubuh.
5. Data terkini kasus positif Covid-19 di Kota Bekasi telah mencapai 249 orang. Pasien sembuh corona 126, dalam perawatan 95, sedangkan meninggal 28 orang.
6. Test ini dibantu petugas dari RSUD Kota Bekasi dan Dinkes Kota Bekasi.
7. Sebelum masuk ke stasiun, penumpang lebih dulu menjalai tes PCR secara acak. Setelah itu, sampel lemdir dari hidung akan diuji di Labiratorium Kesehatan Kota Bekasi.
8. Hasil pemeriksaan ini diharapkan memberi gambaran kondisi penumpang ‎KRL apakah ada yang terpapar COVID-19 atau tidak.
9. Sebelumnya di KRL ada tiga orang yang dinyatakan positif virus COVID-19 berdasarkan hasil test swab PCR yang dilakukan pada 325 calon‎ penumpang dan petugas KAI di Stasiun Bogor. 
10. Sejumlah kepala daerah meminta pemerintah pusat untuk menstop operasional KRL guna menghambat penyebaran virus COVID-19
11. Hingga 4 Mei 2020 di Indonesia terdapat 11.587 kasus COVID-19 dengan kasus kematian 864 meninggal dan 1.954 sembuh.
12. Sampai kemarin pemerintah telah menguji 112.965 spesimen dari 83.012 orang di 46 laboratorium. Target tes Corona RI berhasil tembus 10 ribu, ini perbandingannya dengan negara lain. (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Pemerintah pada Selasa (19/5/2020) mengumumkan jumlah pemeriksaan spesimen virus Corona di Indonesia secara akumulatif sebanyak 202.936. Data ini berdasarkan dua pemeriksaan yaitu real time polymerase chain reaction (RT PCR) dan tes cepat molekuler (TCM).

"Sampai dengan hari ini spesimen yang telah kita periksa, 202.936 spesimen. Ini termasuk spesimen yang telah kita periksa dengan real time PCR, maupun dengan tes cepat molekuler," ujar juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona COVID-19, Achmad Yurianto, Selasa (19/5/2020).

Terjadi penambahan 12.276 spesimen yang diperiksa pada hari. Hasil ini melebihi target pemerintah yang sebelumnya menargetkan 10 ribu pemeriksaan per hari.

Mengutip worldometers pada Selasa (19/5/2020), berikut perbandingan total pemeriksaan virus Corona secara akumulatif di ASEAN.

1. Malaysia 443.263 tes dari 32.315.733 penduduk

2. Thailand 286.008 tes dari 69.779.718 penduduk

3. Vietnam 275.000 tes dari 97.234.232 penduduk

4. Singapura 246.254 tes dari 5.844.888 penduduk

5. Filipina 244.800 tes dari 109.403.890 penduduk

6. Indonesia 202.936 tes dari 273.176.544 penduduk



Simak Video "Siapkah Indonesia Hadapi Varian Corona yang Lebih Ganas?"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)