Rabu, 20 Mei 2020 20:00 WIB

Screen Time Berlebih Picu Gangguan Tidur, Ini Cara Mengatasinya

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Main Hp Malam Hari Kurangi penggunaan handphone di tempat tidur. (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Screen time menunjukkan seberapa lama kamu berada di depan layar handphone maupun monitor komputer saat beraktivitas sehari-hari. Kamu perlu waspada jika screen time berlebihan, ada risiko alami gangguan tidur.

dr Lahargo Kembaren, SpKJ, psikiater dari RS SILOAM Bogor menjelaskan di tengah kondisi pandemi Corona sangat mungkin seseorang mengalami 'screen time' berlebihan. Bagaimana tidak, pekerjaan yang tadinya dilakukan tatap muka kini harus serba virtual.

"Penggunaan handphone untuk mengerjakan aktivitas sehari hari, media sosial, melihat berita menjadi bertambah saat ini. Pertemuan online zoom yang banyak, binge-watching netiflix, lebih banyak melihat layar monitor komputer menyebabkan 'screen time' yang berlebihan," ungkap dr Lahargo.

"Hal ini menyebabkan otak selalu aktif, 'blue light' dari layar menekan produksi melatonin atau hormon tidur dan tidur pun terganggu," lanjutnya.

Agar terhindar dari gangguan sulit tidur akibat screen time berlebihan, dr Lahargo menyarankan beberapa hal yang bisa dilakukan seperti berikut.

- Atur kembali rutinitas yang normal di tengah pandemi Corona. dr Lahargo menyarankan untuk menerapkan waktu tidur dan bangun yang sama setiap hari. Gunakan alarm untuk menjadi pengingat jadwal.

- Mandi dan berganti pakaian setiap hari meski tidak pergi ke mana mana.

- Jadikan tempat tidur hanya untuk tidur, jangan lakukan hal lain seperti membaca, menonton, mengerjakan tugas di tempat tidur. Menurut dr Lahargo, 'working from home' tidak sama dengan 'working from bed'.

- Apabila 20 menit di tempat tidur tetap belum bisa tidur, segera keluar dari tempat tidur dan lakukan kegiatan lain sampai kembali mengantuk.

- Atur kenyamanan di tempat tidur seperti, suhu ruangan, posisi, suara dan lain lain.



Simak Video "Pria Ceko Berhenti dari Pekerjaan Demi Produksi Ventilator Terjangkau"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/fds)