Jumat, 22 Mei 2020 14:17 WIB

Ilmuwan China Percaya Obat Ini Bisa Atasi Corona Tanpa Vaksin

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
coconut oil and fresh coconuts on old wooden table Ilmuwan asal China sebut obat antibodi bisa atasi Corona tanpa vaksin. (Ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Wabah virus Corona COVID-19 yang masih terjadi saat ini mendorong seluruh dunia untuk berlomba mencari obat maupun vaksinnya. Termasuk sebuah laboratorium di China sedang mengembangkan obat, yang diyakini bisa menghentikan pandemi virus Corona.

Obat yang sedang diuji oleh para ilmuwan di Peking University, China ini tidak hanya bisa mempersingkat waktu pemulihan bagi pasien yang terinfeksi. Tetapi, para peneliti mengatakan obat ini juga menawarkan kekebalan tubuh jangka pendek dari virus.

"Ketika kami menyuntikkan obat antibodi penawar ke tikus yang terinfeksi, setelah lima hari viral load berkurang menjadi 2.500. Itu berarti obat ini memiliki efek terapi," kata Sunney Xie, direktur Pusat Inovasi Lanjutan Genomik Beijing yang dikutip dari AFP, Jumat (22/5/2020).

Obat tersebut dibentuk menggunakan antibodi penawar yang diisolasi oleh tim Xie dari darah 60 pasien yang sembuh. Antibodi ini diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh manusia untuk mencegah sel-sel terinfeksi virus.

Berdasarkan studi yang dilakukan, menunjukkan bahwa penggunaan antibodi ini memberikan potensi 'penyembuhan' untuk penyakit dan mempersingkat waktu pemulihan. Xie pun mengatakan timnya harus bekerja keras untuk mencari antibodi tersebut.

"Keahlian kami adalah genomik sel tunggal dari imunologi atau virologi. Saat kami menyadari bahwa pendekatan genomik ini efektif menemukan antibodi penawar, kami sangat senang," ujarnya.

Xie berharap obat itu bisa siap digunakan pada akhir tahun ini, dan lebih efisien untuk menghentikan virus Corona. Uji klinis akan dilakukan di Australia dan negara lain yang mungkin kasus COVID-19 masih tinggi .

"Perencanaan untuk uji klinis sedang dilakukan. Harapannya, antibodi penawar ini bisa menjadi obat efektif untuk menghentikan pandemi, bahkan tanpa vaksin," harapnya.



Simak Video "Pemeriksaan Spesimen Covid-19 di Indonesia Capai Rekor Tertinggi"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)