Sejak adanya pandemi virus Corona COVID-19, semua orang dianjurkan pakai masker ketika terpaksa harus beraktivitas di luar rumah. Sayangnya tidak semua orang bisa dengan mudah menggunakannya.
Salah satu kelompok yang tidak dianjurkan memakai masker adalah anak-anak di bawah umur 2 tahun. Pada kelompok ini, penggunaan masker dikhawatirkan malah membahayakan karena bisa mengganggu pernapasan.
Kelompok lain yang juga menghadapi situasi dilematis adalah pemilik masalah pernapasan. Celakanya, kelompok ini juga sekaligus paling rentan mengalami komplikasi yang lebih parah akibat virus Corona COVID-19.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka yang ada masalah paru-paru mengalami dilema karena mungkin mereka lebih butuh masker, tetapi sekaligus menyulitkan untuk bernapas," kata Dr Purvi Parikh, ahli imunologi dari New York University.
"Masker yang ketat di wajah bisa membuat siapapun susah bernapas," lanjutnya, dikutip dari Dailystar.
Pendapat senada juga disampaikan seorang juru bicara Asthma UK yang menyebut penggunaan masker tak selalu mudah pada para pengidap asma. Terkadang, mereka jadi susah bernapas.
"Pemerintah harus menganjurkan orang dengan masalah pernapasan tidak perlu pakai masker, jadi kalau mereka susah melakukannya maka tidak perlu pakai," sarannya.
(up/up)











































