Minggu, 24 Mei 2020 12:07 WIB

Kalap Makan Saat Lebaran Bisa Bikin Drop, Begini Mengantisipasinya

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Opor ayam, chicken cooked in coconut milk from Central Java, Indonesia. Served with lontong and sambal. Popular dish for lebaran or Eid al-Fitr Kalap makan saat lebaran bisa bikin tubuh jadi gampang drop. (Foto: Getty Images/iStockphoto/AmalliaEka)
Jakarta -

Tak terasa sudah sebulan penuh kita menjalani puasa Ramadhan, kini Hari Raya Idul Fitri 1441 H telah tiba. Berbagai menu khas lebaran, seperti opor ayam, rendang, gulai, dan ketupat pun disajikan.

Tetapi, ingat jangan sampai kalap mengonsumsi semua makanan itu di hari lebaran. Bukannya bahagia merayakan hari raya bersama sanak saudara, kamu malah drop dan tidak bisa bangun karena kekenyangan.

"Selama sebulan kan tubuh kita sudah terbiasa dengan ritme jam makan tertentu. Nah kalau kita pas lebaran makannya tidak terkontrol, tubuh kita akan berusaha menyeimbangkan ke ritme makan yang berbeda. Ini bisa mempengaruhi kenaikan asam lambung secara mendadak, walaupun orang itu tidak punya riwayat lambung sebelumnya," jelas ahli gizi dari Youvit, Puteri Aisyaffa, dalam rilis yang diterima detikcom dan ditulis Minggu (24/5/2020).

Untuk menghindari badan drop saat lebaran, berikut ini adalah tips makan sehat yang bisa kamu terapkan.

1. Jangan makan kue saat perut kosong

Hampir semua kue kering terbuat dari campuran mentega. Lemak trans atau lemak jenuh yang terkandung dalam mentega ini akan berbahaya bila terlalu banyak dikonsumsi oleh tubuh.

"Ini merupakan salah satu lemak jahat yang dapat mempengaruhi kenaikan asam lambung dan jangka panjangnya pada kadar kolestrol jahat," terangnya.

2. Hindari makanan berlemak

Berbagai macam makanan, seperti gulai, gorengan, dan jeroan memiliki kandungan lemak yang cukup tinggi. Menurut Puteri, apabila terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak bisa menyebabkan obesitas.

"Makanan berlemak jangka pendeknya dapat menyebabkan risiko penyakit lambung. Pada beberapa kasus juga mempengaruhi peningkatan tekanan darah yang sangat cepat," ucap Aisyaffa.

3. Kurangi minuman manis

Aisyaffa mengatakan terlalu banyak mengonsumsi minuman manis bisa membuat gula darah menjadi cepat naik, sehingga tidak baik untuk kesehatan.

"Hal ini bisa membuat badan lebih cepat lemas, karena kadar gula darah tidak stabil," jelasnya.

4. Minum air putih sebelum makan

Air putih memiliki segudang manfaat bagi tubuh. Karena itu meminum air putih sebelum makan bisa membantu mengeluarkan racun dalam tubuh.

"Selain itu, air putih juga berfungsi untuk membawa nutrisi dalam sistem peredaran darah. Dianjurkan untuk minum air putih 1,5-2 liter sehari," imbuh Aisyaffa.

5. Konsumsi makanan bernutrisi

Puteri menganjurkan untuk memperbanyak konsumsi makanan bernutrisi seperti buah dan sayur. Sebab berbagai kandungan, seperti vitamin, mineral, dan serat sangat dibutuhkan oleh tubuh.

"Kandungan vitamin dan mineral, sayur dan buah juga tinggi dengan serat. Semua kandungan baik ini sangat bagus untuk keseluruhan sistem tubuh kita," tuturnya.



Simak Video "Indikator Kebutuhan Cairan Tubuh Terpenuhi saat Puasa"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)