Kamis, 28 Mei 2020 13:09 WIB

4 Negara yang Sempat Laporkan Nol Kasus Baru Corona, Apa Strateginya?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Aturan normal baru pasca Corona di Selandia Baru (Mark Barker/ AP Photo) Foto: Aturan 'normal baru' pasca Corona di Selandia Baru (Mark Barker/ AP Photo)
Jakarta -

Sejumlah negara sempat melaporkan nol kasus baru Corona. Namun ada yang kembali melaporkan lonjakan kasus usai longgarkan pembatasan.

Baru-baru ini Selandia Baru pun melaporkan nol kasus baru Corona usai pasien COVID-19 terakhir dilaporkan sembuh. Negara lain sempat melaporkan hal yang sama. Negara mana saja dan apa strateginya?

Dirangkum detikcom dari berbagai sumber, berikut strategi empat negara yang sempat laporkan nol kasus baru.

1. Selandia baru

Pemerintah Selandia Baru mengumumkan tak ada lagi kasus virus Corona COVID-19 di wilayahnya selama lima hari berturut-turut. Pasien terakhir yang dirawat di rumah sakit dilaporkan sudah sembuh.

"Saya pikir ini adalah yang pertama kalinya dalam beberapa bulan terakhir, kami tak memiliki pasien Corona di rumah sakit. Ini adalah sesuatu yang bagus," kata Dirjen Kesehatan Selandia Baru, Ashley Bloomfield, seperti dikutip dari Radio New Zealand, Rabu (27/5/2020).

Apa yang dilakukan?

Kebijakan pemerintah yaitu karantina wilayah ketat selama lebih dari sebulan efektif menjaga angka kasus Corona di Selandia Baru tetap stabil. Selain itu Selandia Baru meluncurkan aplikasi pelacak virus Corona COVID-19 guna membantu warga menjaga diri dari penyebaran virus secara mandiri.

2. China

Otoritas China melaporkan nol kasus baru infeksi virus Corona pada 22 Mei, pertama kalinya sejak wabah COVID-19 merebak di Wuhan di akhir 2019 lalu.

Komisi Kesehatan Nasional China (NHC), dalam sebuah pernyataan mengatakan tak ada tambahan kasus infeksi Corona dalam 24 jam terakhir dibandingkan hari sebelumnya yang masih mencatatkan empat kasus penularan baru. Dua di antaranya adalah kasus impor.

"Kasus tanpa gejala COVID-19 turun menjadi 28 dari 35 sehari sebelumnya," tulis NHC dikutip dari Reuters.

Apa yang dilakukan?

China menerapkan lockdown atau penguncian wilayah yang ketat dan beragam protokol kesehatan lain seperti pakai masker, jaga jarak dan lainnya. China pun membuat rumah sakit darurat di awal wabah dalam waktu singkat.

3. Thailand

Thailand untuk pertama kali mengumumkan dalam 24 jam terakhir tidak ada kasus baru virus corona dan tidak ada pasien Corona yang meninggal. Taweesin Visanuyothin, dokter juru bicara satgas penanganan Covid-19 di Thailand mengatakan pada Rabu (13 Mei 2020), hari itu adalah salah satu hari terbaik bagi Thailand sejak wabah virus Corona menyebar.

"Ini pertama kalinya tidak ada kasus baru virus corona sejak kami mulai melakukan laporan harian Covid-19. Ini hasil yang terbaik. Terima kasih atas kerja sama masyarakat, namun kita belum boleh berpuas diri karena kita harus terus waspada," kata Taweesin, seperti dikutip dari Asia One.

Apa yang dilakukan?

Thailand menerapkan kebijakan lockdown demi menekan penyebaran virus Corona COVID-19. Warganya pun didesak untuk selalu menggunakan masker saat keluar. Meski mal dan toko kembali dibuka, pengawasan pun tetap ketat.

4. Vietnam

Jutaan anak bisa kembali ke sekolah di Vietnam setelah 17 hari berturut-turut tidak ada kasus baru Corona di negara tersebut.

Keputusan kembali membuka sekolah diambil setelah negara tersebut melonggarkan aturan social distancing pada akhir April.

"Saya sangat gembira karena bosan terus di rumah. Saya merasa aman karena memakai masker dan suhu tubuh dicek, tapi saya tidak takut terinfeksi virus," kata seorang siswa, Pham Anh Kiet, dilansir dari AFP, Senin (4/5/2020).

Apa yang dilakukan?

Para pakar menilai, Vietnam sukses menekan kasus virus Corona COVID-19 karena kebijakan karantina massal dan gencarnya pelacakan kontak pasien positif COVID-19.



Simak Video "Cara Mudah Bantu 'Memulihkan' Dunia dari Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/fds)