Kamis, 28 Mei 2020 19:19 WIB

Nekat Sebar Hoax Syahrini Demi Idola, Bagaimana Cara Ngefans yang Sehat?

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Marta Sari, tersangka penyebar hoax video porno artis Syahrini Foto: Marta Sari, tersangka penyebar hoax 'video porno artis Syahrini' (Ilman Nafian)
Jakarta -

Seorang wanita bernama Marta Sari (MS) ditangkap polisi karena menyebarkan hoax 'video porno' artis Syahrini. Menurut polisi hal ini ia lakukan karena rasa benci terhadap syahrini. MS menganggap Syahrini telah mengambil orang terdekat dari idolanya.

"Karena dia mengaku dia adalah fans salah satu public figure yang ada dan menuduh korban ini mengambil orang terdekat dengan fans-nya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (28/5/2020).

Psikolog klinis dari Ciputra Medical Center, Christina Tedja, MPsi, menjelaskan kasus ini bisa jadi akibat obsesi yang berlebihan. Christina menjelaskan perlu adanya batasan tertentu dalam mencintai atau mengidolakan seseorang.

"Mengidolakan yang sehat harus memiliki unsur kestabilan dalam menjalani kehidupan sehari-hari," kata Tina, sapaan akrabnya kepada detikcom, Kamis (28/5/2020).

"Artinya tidak mengganggu fungsi kesehariannya seperti dalam bekerja, berelasi dengan anggota keluarga atau teman, dan tetap menjalankan perannya dengan baik," lanjutnya.

Tina juga menjelaskan kita harus bisa memahami perbedaan realita dan khayalan dalam mengidolakan seseorang.

"Unsur lain yang harus ada lagi adalah kemampuan membedakan realita dan khayalan atau kita sering sebut dengan kontak realita, yaitu mengerti batasan menyenangi seseorang yang tidak kita kenal," jelasnya.



Simak Video "Top 5: Syahrini Lapor Polisi, Lady Gaga Jadi Member ke-5 BLACKPINK"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)