Jumat, 29 Mei 2020 14:05 WIB

Saran WHO Soal Ibu Menyusui yang Terinfeksi Virus Corona

Firdaus Anwar - detikHealth
Two people, mother with protective mask breastfeeding her baby son at home, they are at home do to pandemic outbreak quarantine. WHO tetap sarankan ibu menyusui. (Foto: Getty Images/iStockphoto/South_agency)
Jakarta -

Beberapa waktu lalu penelitian di jurnal The Lancet menyebut virus Corona COVID-19 terdeteksi di air susu ibu (ASI). Namun, laporan menekankan bahwa peneliti belum bisa memastikan apakah ini artinya anak bisa tertular karena menyusui.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan agar ibu tetap menyusui selama pandemi Corona berlangsung. Alasannya karena manfaat menyusui jauh lebih besar bagi anak-anak daripada risiko tertular virus Corona.

"Transmisi virus COVID-19 yang masih aktif lewat ASI dan menyusui sampai saat ini belum terdeteksi. Karena itu, tidak ada alasan untuk menghindari atau berhenti menyusui," tulis WHO di Twitter seperti dikutip pada Jumat (29/5/2020).

WHO tidak menganjurkan pemberian susu formula pada bayi bahkan bila ibunya memiliki gejala atau positif terinfeksi virus Corona. Ada beberapa alternatif yang dianjurkan WHO:

1. Ibu gunakan masker selama menyusui
2. Cuci tangan sebelum menyentuh bayi
3. Secara rutin bersihkan permukaan benda yang disentuh ibu
4. Bila tak bisa menyusui langsung gunakan ASI perah
5. Manfaatkan donor ASI

"ASI dapat menyelamatkan nyawa seorang anak karena akan memberikan antibodi yang meningkatkan imunitas dan melindunginya terhadap berbagai penyakit," lanjut WHO.



Simak Video "Benarkah Vaksin Corona Kurang Efektif untuk Lansia?"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)