Rabu, 03 Jun 2020 09:31 WIB

Dokter di China yang Kulitnya Jadi Hitam karena Corona Meninggal Dunia

Firdaus Anwar - detikHealth
Dokter di China yang Kulitnya Jadi Hitam karena Corona Meninggal Dunia Dokter di China yang kulitnya jadi hitam karena Corona telah meninggal dunia. (Foto: BBC/CCTV)
Jakarta -

Seorang dokter China yang sempat jadi sorotan karena kulitnya menghitam akibat virus Corona COVID-19 meninggal dunia. Hu Weifeng meninggal pada Selasa (2/6/2020) karena sebab yang tidak diumumkan.

Hu Weifang adalah seorang urolog yang bekerja di Wuhan Central Hospital, salah satu tempat pertama virus Corona mulai ditemukan. Ia dinyatakan positif terinfeksi COVID-19 dan menjalani perawatan sejak Januari lalu.

Kondisi Hu sempat membaik di bulan Maret dan ia viral karena kulitnya berubah jadi hitam akibat masalah disfungsi hati. Netizen China menyebut perubahan warna kulitnya sebagai 'bekas luka' perjuangan sang dokter melawan virus Corona.



Namun, pada bulan April dan Mei kondisi Hu menurun akibat masalah perdarahan di bagian otak hingga kemudian meninggal dunia.

Kabar kematian Hu memancing kritikan netizen untuk otoritas setempat. Alasannya karena pemerintah tidak mengabarkan kondisi dan penyebab kematian Hu yang jelas. Satu laporan media milik pemerintah, Global Times, hanya menyebut "situasi semakin parah dan emosinya tidak stabil".

Netizen juga mempertanyakan klaim pemerintah yang menyebut rumah sakit di Wuhan sudah bebas dari pasien Corona.

"Bukannya sudah tidak ada pasien Corona sejak beberapa waktu lalu," ungkap seorang pengguna Weibo seperti dikutip dari BBC, Rabu (3/6/2020).



Simak Video "Virus Corona Bisa Serang Usus Meski Pernapasan Negatif Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)