Meski China pertama kali melaporkan kasus virus Corona COVID-19 ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Desember lalu, wabah Corona di Inggris dicurigai sudah terjadi sejak awal Desember. Mengapa begitu?
Mengutip Daily Mail, menurut data pemerintah China yang dilaporkan South China Morning Post, kasus Corona pertama kali ditemukan di China pada 17 November. Berdasarkan data tersebut, para ahli meyakini virus Corona COVID-19 telah menyebar di Inggris tak lama setelahnya.
"Katakanlah itu dimulai secara substansial di Wuhan dan orang-orang tidak diberitahu, mungkinkah ada orang yang bepergian ke dan dari China pada saat itu yang mungkin memiliki telah terinfeksi virus Corona?," kata Dr Stephen Baker dari Infectious Diseases Institute Universitas Cambridge, mengatakan kepada The Guardian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu sangat mungkin. Apakah mungkin mereka menularkan virus ke orang lain ketika mereka di Inggris? Ya, tentu saja itu mungkin," lanjut Dr Stephen.
Kesehatan Masyarakat Inggris sebelumnya telah mengakui bahwa tidak ada pengecualian terkait kemungkinan virus Corona COVID-19 lebih awal berada di Inggris dari yang diduga. Baik pada bulan Desember atau awal Januari lalu.
"Laporan yang saya dapatkan berasal dari orang-orang yang sakit sejak awal Januari dan seterusnya dengan tegas mengatakan mereka mengidap virus Corona COVID-19 tetapi tidak diakui demikian," jelas Profesor King's College London, Tim Spector.
(naf/up)











































