Rabu, 03 Jun 2020 19:23 WIB

Rentan Terjadi Maag Setelah Lebaran, Cek Risikonya Sekarang

Faidah Umu Sofuroh - detikHealth
sakit maag Foto: shutterstock
Jakarta -

Hari Raya Idul Fitri telah berlalu lebih dari sepekan. Namun, perubahan-perubahan yang terjadi setelah Lebaran masih terasa hingga sekarang. Salah satunya yaitu perubahan pola makan.

Saat berpuasa, pola makan cenderung teratur baik dalam segi waktu maupun banyaknya asupan makanan. Namun saat hari raya bahkan setelahnya, pola makan cenderung berantakan. Tak sedikit pula orang yang kalap makan, makan semua jenis makanan dari yang bersantan hingga makanan-makanan pedas.

Akibatnya, penyakit maag pun jadi penyakit yang kerap datang saat dan setelah Lebaran usai. Meskipun sudah mulai makan teratur, terkadang penyakit maag memang susah disembuhkan secara total. Jika sedang kambuh, maag bisa sangat mengganggu aktivitas dan konsentrasi penderita.

Kamu akan merasakan nyeri di perut bagian kiri hingga ke ulu hati. Rasa sakit ini biasa dirasakan penderita maag ketika terlambat makan. Namun jika memiliki riwayat maag yang cukup parah, bahkan ketika makan tepat waktu pun rasa nyeri itu masih bisa timbul sebelum dan sesudah makan.

Nah, biar nggak terlanjur parah, sebaiknya segera cek kesehatan lambungmu. Tak perlu langsung ke rumah sakit, kamu bisa cek risiko maag lewat GrabHealth Powered by Good Doctor.

Lewat aplikasi Grab di fitur Grab Health ini, kamu akan diberikan beberapa pertanyaan untuk kamu jawab mengenai kondisi kamu. Setelah itu, kamu bisa langsung berkonsultasi dengan dokter lewat chat. Jadi lebih praktis kan? Yuk, cek kesehatan lambungmu sekarang juga.



Simak Video "Obat Maag Ranitidin Ditarik, BPOM Umumkan Daftar Obat Pengganti"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/ega)