Jumat, 05 Jun 2020 12:15 WIB

Studi: 76 Persen Pasien Corona Membaik Usai Jalani Terapi Plasma Darah

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Wabah virus corona telah ditetapkan oleh WHO sebagai darurat global. Para ilmuwan di berbagai negara di dunia berlomba-lomba mengembangkan vaksin dari virus itu Studi temukan 76 persen pasien Corona membaik usai jalani terapi plasma darah. (Foto ilustrasi: AP Photo)
Jakarta -

Baru-baru ini salah satu studi di rumah sakit Texas menunjukkan keberhasilan dari terapi plasma darah. Sebanyak 76 persen pasien virus Corona COVID-19 kondisinya dinyatakan membaik usai diberi terapi plasma darah.

Studi yang dimuat di The American Journal of Pathology 26 Mei lalu ini melibatkan 25 pasien virus Corona COVID-19 dengan kondisi kritis. Plasma dari pasien virus Corona COVID-19 yang sudah dinyatakan sembuh ini diharapkan menjadi antibodi yang membantu pasien kritis melawan Corona.

"Data menunjukkan bahwa pemberian plasma konvalesen merupakan pilihan pengobatan yang aman bagi mereka yang mengidap penyakit COVID-19 yang parah," jelas para penulis penelitian.

Penulis penelitian menggambarkan terapi plasma yang dilakukan yaitu dengan transfusi 300 mL plasma ditoleransi dengan baik dan mengatakan bahwa tidak ada efek samping yang berbahaya. Seminggu setelah transfusi plasma, 36 persen pasien virus Corona menunjukkan perbaikan klinis.

Tujuh hari kemudian total 76 persen atau 19 pasien virus Corona COVID-19 membaik dan dipulangkan dari rumah sakit.



Simak Video "WHO Kunjungi China Pekan Ini untuk Telusuri Asal COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)