Sabtu, 06 Jun 2020 14:19 WIB

Sering Bersin Karena Debu? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Yudistira Imandiar - detikHealth
bersin Foto: shutterstock
Jakarta -

Bagi beberapa orang, debu dapat menyebabkan alergi. Saat alergi debu muncul, penderitanya akan mengalami sejumlah gejala pada tubuhnya. Paling umum, gejala yang timbul akibat alergi debu ialah bersin, batuk, mata berair dan merah, pilek, hidung gatal. Gejala tersebut dapat muncul seketika apabila penderita alergi ada di tempat berdebu.

Sejatinya, tidak semua jenis debu yang memicu timbulnya alergi. Melansir Medicalnewstoday, alergi disebabkan oleh adanya tungau debu yang berseliweran di udara. Tungau debu merupakan hewan yang berukuran teramat kecil, tidak dapat dilihat dengan kasap mata. Hewan ini hidup di tempat yang berdebu dan lembab, mulai dari kasur, sofa, lemari, karpet, tirai, dan perabotan lainnya. Tungau debu memakan kulit yang terkelupas dari manusia dan sisa-sisa bangkai hewan, seperti kecoa yang ada di ruangan.

Sulit untuk mendeteksi keberadaan tungau debu di dalam ruangan, karena ukurannya yang kecil. Oleh sebab itu, debu yang bercampur dengan tungau dapat terhirup hingga mengakibatkan alergi.

Keberadaan tungau dapat dicegah dengan rutin membersihkan rumah. Barang-barang, seperti kasur, sofa, karpet hendaknya dibersihkan dengan penyedot debu untuk mengangkat tungau yang menempel.

Jika kamu tak punya waktu luang atau punya alergi debu kronis yang dapat timbul saat membersihkan rumah, gunakan saja layanan Grab Clean & Fix. Di menu Clean & Fix, tersedia layanan khusus sedot tungau oleh penyedia jasa terpercaya.

Selama pandemi COVID-19, Grab tetap menyediakan layanan Clean & Fix dengan mewajibkan penyedia jasa mengikuti standar keamanan dan kesehatan yang berlaku. Hal itu dilakukan untuk menjaga keamanan penyedia jasa dan konsumen dari penularan virus Corona.



Simak Video "Hachimmm.....! Hmm Kenapa Debu Bikin Kita Bersin Ya?"
[Gambas:Video 20detik]
(mul/ega)