Selasa, 09 Jun 2020 11:20 WIB

Wanita 18 Tahun Koma Lima Hari Usai Minum Milk Tea Setiap Hari Selama Sebulan

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Homemade Iced Matcha Latte Tea with Milk Wanita ini koma lima hari usai minum milk tea. (Foto ilustrasi: Istock)
Jakarta -

Seorang wanita berusia 18 tahun disebut koma usai meminum milk tea. Wanita ini diketahui memesan minuman manis setiap hari selama satu bulan.

Wanita yang disebut Tian Tian dari Shanghai meminum dua gelas milk tea per hari selama satu bulan. Karena itulah ia dilaporkan koma dalam lima hari, menurut laporan berita China, Sina.

Dikutip dari Mothership, wanita ini diketahui memang penggemar milk tea. Ia pun disebut tidak suka berolahraga.

Pada malam hari tepatnya tanggal 2 Mei, Tian Tian ditemukan tidak sadarkan diri dan dibawa ke Rumah Sakit Ruijin di Jiading, Shanghai.
Setelah melihat tingkat tekanan darah Tian Tian, staf medis setempat curiga bahwa dia koma karena gula darah tinggi. Dia pun segera dipindahkan ke ruang Unit Perawatan Intensif Darurat (EICU).

Setelah tes darah dilakukan, staf medis menemukan bahwa kadar gula darah Tian Tian sekitar 25 kali lebih tinggi daripada orang biasa, begitu laporan Xin Hua Net. Dilaporkan juga bahwa Tian Tian mengalami gejala seperti mulut kering, mual, dan bahkan poliuria (keinginan untuk sering buang air kecil) lebih dari seminggu sebelum komanya.

Laporan berikutnya mengungkapkan bahwa Tian Tian juga mengidap berbagai komplikasi seperti gula darah tinggi serta kerusakan ginjal. Atas instruksi yang diberikan oleh Direktur Lu Yiming dari Departemen Darurat, tim EICU melakukan serangkaian tindakan seperti intubasi trakea, ventilasi mekanis, resusitasi cairan.

Setelah lima hari koma, Tian Tian perlahan-lahan sadar dan tidak perlu memakai ventilator lagi. Kadar glukosa darahnya dan indikator tes darah secara bertahap kembali normal.

Selama menjalani perawatan dia bahkan kehilangan 35kg. Pada 1 Juni, Tian Tian dipindahkan ke Rumah Sakit Nanxiang untuk perawatan lebih lanjut.

Dia juga berjanji kepada tim EICU di rumah sakit Ruijin bahwa dia tidak akan pernah meminum milk tea kembali. Menurut Direktur Lu, tim EICU sebelumnya telah merawat tiga kasus pasien sakit kritis dengan kadar gula darah yang sangat tinggi mirip seperti kasus Tian Tian.

"Pasien-pasien ini kelebihan berat badan, tidak mengontrol asupan gula mereka dan tidak tahu bahwa mereka mengidap diabetes. Jika mereka tidak segera dirawat, mereka bisa mati," kata Direktur Lu.

Sehubungan dengan hal ini, Lu menyarankan anak muda terutama mereka yang kelebihan berat badan, untuk menjaga pola makan dan gaya hidup yang sehat. Dia menambahkan bahwa mereka harus mengonsumsi lebih sedikit minuman manis, berolahraga lebih teratur, dan menjalani pemeriksaan fisik secara teratur untuk menilai risiko mereka terkena diabetes.



Simak Video "Pria Ceko Berhenti dari Pekerjaan Demi Produksi Ventilator Terjangkau"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)