Rabu, 10 Jun 2020 14:45 WIB

Masih Jauh dari Selesai, Pandemi Virus Corona Ibarat 'Mimpi Buruk'

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Virus corona: Pedoman penerbangan di tengah pandemi, akses toilet dibatasi dan layanan makanan ditangguhkan Masih jauh dari kata selesai, virus Corona ibarat mimpi buruk. (Foto ilustrasi: BBC Magazine)
Jakarta -

Pakar penyakit infeksi dr Anthony Fauci menggambarkan virus Corona COVID-19 sebagai 'mimpi buruk yang menjadi nyata'. Disebutkan juga olehnya bahwa masih banyak yang belum diketahui tentang virus Corona dan memperingatkan pandemi yang sedang berlangsung masih jauh dari kata selesai.

"Ya Tuhan, di mana ini akan berakhir? Kita benar-benar masih dalam tahap awal," tutur Fauci, Direktur National Institute of Allergy and Infectious Diseases, Amerika Serikat, dikutip dari The Guardian.

"Dalam empat bulan, (COVID-19) telah menghancurkan seluruh dunia. Dan ini belum berakhir," sambungnya

Sekitar 7 juta orang telah terinfeksi virus corona dan 400.000 orang diketahui telah meninggal. Banyak negara, termasuk Indonesia pada Selasa (9/6/2020) memiliki 33.076 kasus positif dan 1.923 di antaranya meninggal dunia.

Dalam sebuah diskusi, Fauci mengatakan dia tahu bahwa wabah seperti ini bisa terjadi tetapi sangat terkejut dengan betapa cepatnya virus Corona tersebar di seluruh dunia.

Penasihat penyakit menular Gedung Putih ini juga menyebut pandemi virus Corona berbeda secara signifikan dari krisis kesehatan masyarakat baru-baru ini termasuk Ebola dan HIV.

"Maksudku, Ebola menakutkan. Tetapi Ebola tidak akan pernah mudah ditransmisikan secara global," tuturnya.

Fauci berharap beberapa kandidat vaksin dapat mengubah keadaan dan memperlambat penyebaran virus Corona. Beberapa vaksin COVID-19 sudah diuji pada manusia, salah satunya yang dikembangkan oleh perusahaan biotek Moderna yang akan diuji pada sekitar 30 ribu orang bulan Juli mendatang.

"Industri farmasi menjadi bintang dan mereka melakukannya dengan sangat cepat bahkan melebihi respons kesehatan masyarakat dalam beberapa hal," pungkas Fauci.



Simak Video "Mari Lakukan Protokol Kesehatan untuk Membantu Sesama"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)