Kamis, 11 Jun 2020 14:24 WIB

Hadapi Ancaman Kembalinya Wabah Virus Ebola, WHO Harap Kerja Sama AS

Firdaus Anwar - detikHealth
Dirjen WHO Tedros Adhanom dan Presiden AS Donald Trump (sumber: kolase foto dari AP dan AFP) WHO berharap kerja sama dari AS untuk hadapi ancaman virus Ebola. (sumber: kolase foto dari AP dan AFP)
Jakarta -

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) berharap pemerintah Amerika Serikat (AS) mau bekerja sama menghadapi ancaman wabah virus Ebola yang kembali terdeteksi di Republik Kongo. WHO dan AS diketahui sempat bersitegang karena masalah penanganan pandemi Corona COVID-19.

Presiden AS Donald Trump beberapa kali memberikan kritikan keras pada WHO yang dinilai gagal memberikan panduan dalam menghadapi COVID-19 hingga akhirnya jadi pandemi. Trump mengatakan AS akan berhenti memberi dana dan keluar dari keanggotaan WHO.

Belakangan Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dilaporkan telah mengadakan pertemuan dengan Sekretaris Layanan Kesehatan dan Kemanusiaan AS, Alex Azar. Tedros mengaku pertemuan ini bukan untuk mencari donasi melainkan dukungan dalam menghadapi ancaman virus Ebola.

"Kami berdiskusi dengan sekretaris minggu lalu dan ia memastikan pada saya bahwa AS akan terus berkomitmen membantu upaya, khususnya melawan Ebola," kata Tedros seperti dikutip dari Reuters, Kamis (11/6/2020).

"Ini bukan tentang uang. Hubungan dengan AS jauh lebih penting," lanjutnya.

WHO mengumumkan hingga hari Senin (8/6/2020) sudah ada 12 orang di Kongo yang terinfeksi Ebola.



Simak Video "Benarkah Vaksin Corona Kurang Efektif untuk Lansia?"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)