Kamis, 11 Jun 2020 14:53 WIB

Sering Ngorok Keras dan Sesak saat Tidur? Waspada Penyakit Ini

Yudistira Imandiar - detikHealth
Ilustrasi Mendengkur / Ngorok Foto: shutterstock
Jakarta -

Jika memiliki suara dengkuran atau ngorok sangat keras dan pusing saat bangun tidur, bisa jadi kamu mengidap apnea tidur (sleep apnea). Penyakit tersebut terjadi akibat masalah pada saluran pernafasan ketika tidur.

Mengutip berbagai sumber, ada tiga jenis apnea tidur, yakni obstructive sleep apnea, central sleep apnea, dan complex sleep apnea. Apnea tipe obstructive terjadi akibat otot belakang tenggorokan terlalu rileks saat tidur, sehingga mempersempit saluran pernafasan.

Berikutnya, apnea tidur central merupakan kondisi di mana otak tidak dapat mengirimkan sinyal dengan baik ke otot pengontrol pernafasan, alhasil pengidapnya kesulitas bernafas di kala tidur. Adapun tipe apnea tidur complex merupakan gabungan dari dua penyebab di atas.

Selain mendengkur keras dan pusing ketika bangun, gejala lain dari apnea tidur ialah sesak nafas saat tidur, mulut kering setiap bangun, sulit konsentrasi, hingga insomnia. Apnea tidur berkepanjangan berisiko menimbulkan implikasi masalah pernafasan kronis, hipertensi, hingga berkurangnya gairah seksual.

Masalah apnea tidur dipicu sejumlah faktor. Di antaranya, kelebihan berat badan, memiliki amandel dan lidah yang besar, gangguan sinus. Masalah gaya hidup, seperti mengonsumsi alkohol, merokok dapat meningkatkan risiko terjangkit apnea tidur.

Apnea tidur bisa terjadi pada orang dewasa maupun anak-anak. Namun, laki-laki dan orang lanjut usia memiliki kemungkinan lebih besar menderita penyakit tersebut.

Pengobatan apnea tidur mesti disesuaikan dengan jenis penyebabnya. Apnea tipe obstructive diatasi dengan memberikan terapi saluran pernafasan. Sementara itu, apnea central mesti ditangani oleh dokter syaraf.

Apnea tidur mesti diantisipasi secepatnya. Jika mengalami gejala-gejala seperti yang dipaparkan sebelumnya, segera lakukan konsultasi dengan dokter dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Untuk konsultasi dengan dokter, kamu tidak harus datang ke rumah sakit. Lewat layanan GrabHealth, kamu bisa berkonsultasi dengan dokter dari aplikasi Grab. Grab memberikan berbagai promo, seperti konsultasi gratis dan program berhadiah menarik.



Simak Video "Lihat Kunci Sukses Swiss Jadi Negara Teraman COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/ega)