Jumat, 12 Jun 2020 05:01 WIB

Round Up

Ilmuwan Waspadai Penularan Virus Corona lewat Mata

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Warga mengikuti rapid test di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Selasa (26/5/2020). Rapid test ini gratis yang siapa saja bisa mengikuti test dengan menunjukkan KTP. Petugas menggunakan face shield (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Beberapa bukti menunjukkan virus Corona COVID-19 bisa ditularkan melalui mata. Orang yang berisiko tinggi di antaranya lansia, orang dengan penyakit penyerta, dan petugas medis. Para ahli pun menyarankan mereka untuk memakai pelindung mata, jaga jarak sosial, dan selalu menggunakan masker.

Ini telah dibuktikan dalam studi baru di jurnal The Lancet, yang meninjau risiko penularan virus jika seseorang menerapkan jaga jarak sosial, penggunaan face shield, masker, dan pelindung mata. Hasilnya, risiko penularan turun dari 16 persen menjadi 6 persen.

"Ini adalah rekomendasi saya bahwa jika menangani pasien, kami (tenaga medis) harus mengenakan masker, face shield, dan tetap menjaga kebersihan tangan," ujar kepala pencegahan infeksi di South Shore Health, Dr Todd Ellerin, dikutip dari ABC News.

Terkait gejalanya, ilmuwan China mengklaim salah satu tanda yang bisa terjadi adalah mata yang berair. Februari lalu, dari 12 pasien yang terinfeksi Corona, tujuh di antaranya memproduksi air mata lebih banyak.

Kondisi yang disebut epifora ini menyebabkan mata merah, pegal, penglihatan kabur, bahkan rasa tajam di mata. Tetapi, mata berair ini belum tentu karena virus Corona.

Berdasarkan penelitian lain, 30 persen pasien COVID-19 juga mengalami gangguan konjungtivitis atau peradangan mata. Pemimpin penelitian, Lingli Zhou dari Departemen Oftalmologi di Johns Hopkins, menganalisis mata 10 pasien yang meninggal karena COVID-19.

Hasil dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa semua spesimen mata mengekspresikan ACE-2 yang melapisi bagian kelopak, kornea, limbus mata (perbatasan antara kornea dan putih mata).

Namun perlu dicatat, jika disebabkan infeksi virus Corona, akan ada tanda atau gejala umum lain yang menyertainya, seperti demam dan batuk dalam waktu yang lama. Selain itu, gejala lain yang bisa muncul yaitu napas pendek dan kehilangan fungsi penciuman serta perasa.

Adapun beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan virus Corona di mata, yaitu:

1. Hindari penggunaan lensa kontak dan beralih ke kacamata.

2. Gunakan goggles atau kacamata pelindung saat berada di tempat umum.

3. Hindari menyentuh dan mengusap mata dengan tangan.



Simak Video "Inilah Sumber Penularan Virus Covid-19 ke Kelompok Rentan"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)