Minggu, 14 Jun 2020 07:00 WIB

Tips Aman Naik Ojol di Era New Normal

Ayunda Septiani - detikHealth
Pemprov DKI Jakarta mengizinkan ojek online kembali mengangkut penumpang. Meski demikian, para driver ojol mengaku masih sedikit waswas tertular Corona. Ojek online (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta -

Beberapa daerah di Indonesia sudah melonggarkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan bersiap menghadapi new normal atau tatanan normal baru.

Di DKI Jakarta misalnya, mulai diterapkan masa transisi PSBB. Pada masa transisi, kegiatan sosial ekonomi sudah bisa dimulai lagi secara bertahap.

Banyak orang mulai keluar rumah untuk bekerja dan berkegiatan. Bagi yang tidak mempunyai kendaraan pribadi, opsinya adalah menggunakan transportasi umum seperti naik ojek online.

Meski demikian, perlu diingat penumpang harus tetap berhati-hati dan menerapkan protokol pencegahan.

Ketua Junior Doctors Network (JDN) Indonesia dr Andi Khomeini Takdir, SpPD, mengatakan baik pengemudi maupun penumpang masing-masing punya tanggung jawab menjaga kesehatan diri.

Infografis starter kit naik ojol di kala New Normal (Mindra Purnomo/detikcom)Infografis starter kit naik ojol di kala New Normal (Mindra Purnomo/detikcom)

"Standar sih sebenarnya, jadi semua tanggung jawab untuk kesehatan masing-masing pribadi. Tapi karena kita berinteraksi dengan orang lain, kita mesti jaga," kata dr Andi dalam siaran langsung BNPB, Sabtu (13/6/2020).

"Sebenarnya sudah cukup kalau kita sudah pakai masker yang standar, kemudian tahu kapan harus diganti, gunakan pelindung mata, gunakan hand sanitizer, sama penutup depan helm," tambah dr Andi.

dr Andi juga mengingatkan untuk driver ojek online untuk memakai pelindung kaca helm mempunyai penutup depan.

"Karena desainnya adalah untuk menghalangi hembusan angin, kemungkinan dropletnya itu tersebar lewat depan, samping itu kan ikut tertutup," pungkas dr Andi.



Simak Video "WHO Sebut Butuh Waktu Lama untuk Kembali ke Kehidupan Normal"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)