Minggu, 14 Jun 2020 10:01 WIB

China Lockdown 11 Wilayah Usai 45 Kasus Baru Corona Ditemukan di Pasar

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Virus corona di China: Dicap pengkhianat - kisah penulis Wuhan yang buku hariannya soal wabah Covid-19 melahirkan kemarahan China China lockdown 11 wilayah usai kasus baru positif Corona ditemukan di pasar Xinfadi, Beijing. (Foto: BBC World)
Jakarta -

Sebagian wilayah Beijing, China, kembali menerapkan penguncian wilayah atau lockdown pada Sabtu (13/6/2020) kemarin. Ini dilakukan demi mencegah datangnya gelombang kedua COVID-19 setelah munculnya kasus baru positif virus Corona di wilayah tersebut.

Dikutip dari BBC, kejadian ini bermula setelah 45 dari 517 orang di pasar grosir terbesar di Beijing, pasar Xinfadi, dinyatakan positif Corona setelah dilakukan tes. Ini adalah kasus positif pertama COVID-19 di Beijing setelah selama 50 hari tidak ada penambahan kasus.


Akibatnya, sebanyak 11 kawasan di sekitar pasar Xinfadi dikunci, warga tidak boleh beraktivitas di luar rumah. Beberapa sekolah di area itu pun kembali ditutup.

"Sesuai dengan prinsip untuk mengutamakan keselamatan masyarakat, kami telah mengambil langkah-langkah penguncian (lockdown) di pasar Xinfadi dan sekitarnya," kata seorang pejabat setempat, Chu Junwei.

"Distrik ini dalam mode darurat masa perang," lanjutnya.



Simak Video "Lockdown Berakhir, China Kini Hadapi Gelombang Kedua Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)