Senin, 15 Jun 2020 10:31 WIB

80 Mal DKI Buka Lagi, Biar Aman dari Corona Perlukah Pakai Face Shield?

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Memakai alat pelindung wajah sangat penting di era pandemi COVID-19. Tidak hanya masker kain, face shield juga sedang banyak disenangi masyarakat. 80 mal kembali dibuka, perlukah pakai face shield biar aman dari Corona? (Foto ilustrasi: Getty Images)
Jakarta -

Sebanyak 80 mal di DKI Jakarta siap untuk beroperasi lagi hari ini. Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DPD DKI Jakarta, Ellen Hidayat mengatakan pihaknya terus menyempurnakan protokol kesehatan yang ketat di mal.

"Semua mal siap dibuka. Sebagian mal sedang menyempurnakan peralatan dengan touchless untuk meningkatkan terhindarnya bersentuhan dan juga agar pengunjung tidak takut datang ke mal," kata Ellen kepada detikcom, Minggu (14/6/2020).

Bagi masyarakat yang ingin mengunjungi mal, sebaiknya tetap patuh mengikuti protokol pencegahan COVID-19. Terlebih penularan virus Corona bisa terjadi di mana dan kapan saja.

Namun, meski sudah mengenakan masker dan menjaga jarak, apakah tetap perlu menggunakan face shield agar lebih aman dari infeksi virus Corona?

Menurut dokter jantung yang juga influencer kesehatan, dr Vito Damay, selain efektif mencegah seseorang terkena droplet, face shield juga berguna untuk menahan kita agar tidak menyentuh wajah.

"Keunggulan face shield adalah kita bisa melihat muka dan tidak mengganggu mulut ketika berbicara. Lalu membuat kita juga sulit untuk refleks pegang muka," ucap dr Vito melalui pesan singkat kepada detikcom, baru-baru ini.

Face shield juga bisa mencegah masker kain menjadi lembab jika digunakan secara bersamaan. Selain itu, berikut adalah cara kerja, kelebihan, dan kekurangan penggunaan face shield yang dirangkum detikcom dari berbagai sumber.

Cara kerja:

- Melindungi area mata dan bagian wajah lainnya dari tetesan yang mungkin mengandung virus dan mencegah agar partikel virus orang sakit tidak menulari yang sehat.
- Mencegah masker kain dari kebasahan jika digunakan bersamaan.

Kelebihan:

- Mudah dibersihkan, baik dengan sabun dan air ataupun disinfektan.
- Mencegah pemakainya menyentuh wajah.
- Nyaman digunakan dan tidak menghalangi pernapasan.
- Memungkinkan pembacaan gerak bibir bagi penyandang tuna rungu dan tuna wicara.

Kekurangan:

- Tidak memiliki segel yang baik sehingga memungkinkan aerosol untuk menembus.
- Sulit untuk diproduksi sendiri.



Simak Video "Virus Corona Bisa Serang Usus Meski Pernapasan Negatif Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)