Kamis, 18 Jun 2020 18:10 WIB

Mengalami Cyberbullying Seperti dr Tirta? Ini Dampaknya bagi Kejiwaan

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Portrait surprised young girl from message on smartphone in brightly yellow sweater, isolate on a violet background Cyberbullying bisa berdampak pada kesehatan jiwa (Foto: Getty Images/iStockphoto/Anatoliy Sizov)
Jakarta -

Viralnya foto dr Tirta Mandira Hudhi di salah satu restoran cepat saji di kawasan Jakarta Selatan membuat dokter sekaligus influencer gaya hidup itu mengalami cyberbullying. Akibat kejadian itu pula ia mengalami tekanan stres selama berhari-hari.

"Saya sempat tiga hari tertekan. Untung teman-teman dokter menguatkan, jadi saya nggak sampai depresi berat," kata dr Tirta melalui pesan singkat kepada detikcom, Kamis (18/6/2020).

Melalui akun Twitter pribadi miliknya, dr Tirta menceritakan bahwa dirinya bersyukur tak sampai depresi yang berujung 'bunuh diri'.

"Habis ini saya akan angkat suara mengenai mental health akibat cyberbullying. Saya dihujat tiga hari ramai-ramai, untung saya nggak bunuh diri. Bukan berarti karena ini sosmed Anda bisa memaki sesuka hati dan berkata 'cie baperan'," tulis dr Tirta dalam tweetnya, Rabu (17/6/2020).


"Pikirannya jadi terganggu, jadi tidak bisa berhenti memikirkan hujatan-hujatan yang muncul, dan tidak bisa berhenti memikirkan orang-orang yang membicarakan buruk," lanjutnya.Psikolog Veronica Adelsa dari Personal Growth mengatakan seseorang yang menjadi korban cyberbullying seperti dr Tirta bisa mengalami dampak psikologis berupa gangguan mental. Misalnya, gangguan kesehatan hati, pikiran, dan perilaku.

Hingga akhirnya korban cyberbullying akan kesulitan dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Sebab, ia tidak bisa fokus dan terus memikirkan orang-orang yang tak menyukainya.

"Kalau perilaku jadi serba salah, misalnya mondar-mandir atau nggak bisa kerja atau bahkan nggak berani ketemu orang. Itu adalah contoh dari perilaku, yang akhirnya mengganggu juga dalam berfungsi gitu," jelas Veronica.

Veronica juga menjelaskan dampak terburuk yang dirasakan korban cyberbullying adalah depresi, bahkan bisa sampai bunuh diri.

"Salah satunya adalah depresi, bisa sampai perilaku suicide iya kan itu kondisi yang sangat buruk, depresi nggak mau ketemu orang, nggak mau kerja, hingga akhirnya berujung pada bisa jadi ke sana, berpikir untuk bunuh diri, dan lain-lain," tuturnya.



Simak Video "100 Dokter Indonesia Telah Gugur Akibat Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)