Selasa, 23 Jun 2020 06:17 WIB

Sakit Perut Usai Sarapan? Ini 3 Kemungkinan Penyebabnya

Anjar Mahardhika - detikHealth
Woman sitting in the toilet Sakit perut usai sarapan (Foto: Getty Images/iStockphoto/bymuratdeniz)
Jakarta -

Sebagian orang sering merasakan sakit perut di pagi setelah sarapan. Keadaan ini membuat seseorang merasa tidak nyaman akibat rasa perih pada perut yang dirasakan.

Bahkan ada yang sengaja melewatkan sarapan agar terhindar dari sakit perut. Akibatnya, justru memicu masalah pencernaan lainnya karena perut sering dibiarkan kosong.

Berikut beberapa faktor penyebab sakit perut usai sarapan, dikutip dari Live Strong.

Intoleransi makanan

Penyebab umum sakit perut yang di rasakan banyak orang setelah sarapan adalah intoleransi makanan. Hal ini terjadi akibat sistem pencernaan tidak dapat mencerna kandungan makanan tertentu, seperti gula, dan protein.

Misalnya, jika tubuh kamu intoleransi terhadap laktosa. Tubuh akan mengalami sakit perut dalam waktu 20-30 menit setelah mengkonsumsi segala jenis susu. Selain itu banyak intoleransi lain, di antranya intoleransi fruktosa hingga MSG.

Sidrom perut sensitif

Jika kamu memiliki sindrom irritable bowel syndrome (IBS) atau perut sensitif, makanan tertentu yang dimakan saat sarapan dapat memicu timbulnya gejala ini. Susu dan kafein dalam kopi dapat memicu sakit perut, kembung, dan gas. Selain itu, IBS dapat memicu timbulnya diare kronis akibat dari kondisi tersebut.

Alergi Makanan

Meskipun kemungkinannya kecil, salah satu penyebab lain yang dapat menyebabkan sakit perut ketika sarapan adalah alergi makanan. Berbeda dengan intoleransi makanan, alergi terhadap makanan disebabkan oleh kerusakan pada sistem kekebalan tubuh, bukan sistem pencernaan.



Simak Video "Mengenal Gejala GERD yang Dikaitkan dengan Serangan Jantung"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)