Kamis, 25 Jun 2020 09:17 WIB

Kasus Baru Menurun, Beijing Klaim Bisa Kendalikan Gelombang Kedua Corona

Ayunda Septiani - detikHealth
Otoritas kota Beijing, China kini mampu melakukan pemeriksaan virus Corona (COVID-19) terhadap nyaris 1 juta orang setiap harinya. Beijing lakukan tes Corona pada sekitar satu juta warga. (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Penyebaran virus Corona gelombang kedua di Beijing saat ini diklaim telah 'di bawah kendali'. Juru bicara pemerintah kota Beijing, Xu Hejian, mengatakan pihaknya terus berupaya menekan penyebaran virus Corona COVID-19 dan tetap mewaspadai risiko penularan di masyarakat.

Sejauh ini, pemerintah kota Beijing melaporkan 253 dari 265 kasus terkait dengan klaster pasar Xinfadi. Pemerintah mengatakan masih melakukan pelacakan kontak untuk tiga kasus lainnya.

"Epidemi Beijing yang secara langsung terkait dengan Xinfadi pada dasarnya di bawah kendali, tetapi pada saat yang sama kami menemukan infeksi klaster rumah tangga, tempat kerja, dan kasus-kasus penularan di komunitas," ujar Xu.

Dikutip dari Straits Times, Xu juga mengatakan upaya pencegahan dan pengendalian virus tetap menjadi tantangan besar meski sudah melambat.

Pada Rabu (24/6/2020), Beijing mencatat tujuh kasus baru COVID-19. Kepala komisi kesehatan Beijing, Lei Haichao, mengatakan penurunan kasus baru menjadi sinyal positif di tengah upaya pengendalian penularan virus Corona.

Pada awal Juni, Beijing telah meningkatkan kapasitas pengujian virus Corona per harinya menjadi 300 ribu dari yang sebelumnya 100 ribu. Hingga saat ini Beijing melaporkan hampir tiga juta warganya telah melalui pengetesan virus corona. Lei mengatakan sekitar 137 kasus diketahui dari pengetesan awal.

Menurut data statistik John Hopkins University mencatat hingga hari ini (25/6/2020), China memiliki 84.658 kasus konfirmasi positif dengan 4.640 kematian.



Simak Video "China Terus Lanjutkan 'Strategi Nol Kasus' Lawan Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)